SELASA, 28 AGUSTUS 2018 – Renungan Pagi

25 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 August 2018        


 

SELASA, 28 AGUSTUS 2018
Renungan Pagi

GB.327 ; 1,2 – Berdoa

JANGAN TAKUT

Kisah Para Rasul 27:14-26
Setelah beberapa hari lamanya baik matahari maupun bintang-bintang tidak kelihatan (ay. 20)

Dan ia berkata “Jangan takut, Paulus!… Sebab itu tabahkanlah hatimu, saudara-saudara!… Namun kita harus mendaparkan kapal ini…(ay. 24-26). Mundur selangkah tidak berarti kalah dalam sebuah pertarungan di ruang hidup yang penuh perjuangan. Ini yang terjadi dalam Paulus. Kapal yang ditumpanginya dihantam badai dahsyat yang disebut angin “Timur Laut” (ay.14). Perjalanan ke Roma sangat menegangkan karena berisiko tinggi jika dipaksakan, namun dalam kisah ini kita juga menyaksikan penyertaan Allah yang luar biasa bagi rasul-Nya yang setia melayani-Nya.

Perjalanan Paulus ke Roma bukan dalam rangka pekabaran Injil, melainkan perjalanan yang membawanya sebagai tawanan dengan beberapa narapidana yang akan diadili di Roma. Penjagaan super ketat tentu saja dilakukan oleh para petugas yang bertanggung jawab saat itu, namun karena cuaca yang ekstrim menyebabkan pelayaran mereka mengalami hambatan karena terpaan angin dan hantaman ombak. Sebelumnya Paulus sudah memberi peringatan (ay. 11-12) akan tetapi mereka tidak mengindahkan peringatannya dan kesukaran kini menjadi milik mereka (ay.21). Bahkan cuaca semakin buruk karena matahari dan bintang-bintang tak nampak juga selama beberapa hari, di tengah situasi yang semakin sulit. Sekali lagi Paulus berdiri dan berkata serta memberi semangat agar mereka tidak takut dan jangan kehilangan pengharapan hidup (ay.22). Semua itu dikatakannya karena ia percaya bahwa Allah berperkara atas hidupnya dan hidup mereka yang ada di sekelilingnya guna mendatangkan kebaikan bagi mereka terutama bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Melalui kisah ini kita belajar bagaimana menghadapi dan menyikapi badai kehidupan yang seringkali datang tanpa di duga dan sulit untuk dikendalikan. Dalam bacaan firman Tuhan ini kita diajarkan untuk tidak takut menghadapi badai hidup dan tabah berserah pada kuasa-Nya serta tetap semangat dalam menjalani hidup ini seberapa sulit hidup yang harus kita hadapi “Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Tidak ada yang dapat mengalahkan kuasa-Nya yang dinyatakan dalam hidup kita, Tuhan beserta kita senantiasa.

GB.327 : 3
Doa : (Tuhan Yesus tolong kami agar kami tidak takut menghadapi badai topan dalam hidup kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *