Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Selasa, 8 Mei 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu V Sesudah Paskah

Selasa, 8 Mei 2018
Renungan Pagi

BACA KITAB SUCI!

Mazmur 119: 165
“Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu…” (ayat 165)

Indonesia memiliki tradisi yang mengajarkan cara hidup harmonis supaya damai dan sejahtera. Misalnya, adat istiadat Dalihan Natolu yang menjadi pegangan hidup masyarakat suku Batak. Gambarannya adalah tungku yang terdiri dari 3 kaki untuk berdiri tegak. Tiga kaki itu adalah kedudukan fungsional yang harus dipraktekkan dalam hidup bersama, yakni Somba Marhula-hula (hormat kepada keluarga pihak istri), Elek Marboru (mengayomi wanita) dan Manat Mardongan Tubu (tidak sambarangan kepada teman semarga). Jika fungsi ini dilaksanakan sungguh-sungguh, orang Batak akan hidup tenteram dan sejahtera.

Pemazmur memahami Firman Allah yang dapat menciptakan keharmonisan. Pemazmur mengalami bahwa melalui Taurat, janji, ketetapan-Nya, Tuhan membuka jalan baginya. Di jalan itu ia merasa tenteram danbersukacita sehingga dikala sendiri maupun bersama teman seperjuangan selalu memuji nama Tuhan. Semua itu karena Firman Tuhan yang membuatnya mengerti tentang kebenaran dan keadilan pada saat dunia memakai nilai-nilai kecurangan dalam persaingan mencari kedudukan, harta, kuasa dan kemajuan. Akibatnya walaupun ia ditindas, ia tetap takut akan Tuhan dan dibebaskan dari takut kepada manusia. Demikian ia menemukan ketenteraman hidup.

Usaha apapun yang hendak kita lakukan pada hari ini, mari dahulukan membaca Kitab Suci dan merenungkannya. Ini cara yang membuat kita damai di keluarga dan dalam persekutuan. Pusatkanlah pikiran, perasaan dan kehendak kita pada hukum Tuhan yang senantiasa benar dan adil, supaya kita berhasil dalam upaya membangun kehidupan.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya