SENIN, 15 OKTOBER 2018 – Renungan Pagi

40 Kali dibaca, Diterbitkan: 15 October 2018        


 

GB.369 : 1 – Berdoa

DEMI KEPENTINGAN KRISTUS, DASAR KEBAHAGIAAN SEJATI

Filipi 2: 19 – 30
Sebab oleh karena pekerjaan Kristus ia nyaris mati …. ..(ay.30)

Joyce Meyer; penulis Kristen yang populer pernah mengatakan: “It is impossible to be both selfies and happy”. Joice percaya bahwa tidak mungkin orang bisa egois dan bahagia pada saat yang bersamaan. “Kita memiliki cinta Tuhan dan kemudian harus kita alirkan keluar, jika tidak akan menjadi seperti air yang stagnan dan hidup kita berbau busuk”.

Tidak persis sama dengan apa yang disampaikan Joyce Meyer dengan pernyataan di atas, tetapi ada prinsip mendasar yang mirip dengan apa yang ditunjukkan melalui sikap dan tindakan Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi. Bagi Paulus, apa yang dilakukannya membawa dia menemukan ketenangan, kelegaan dan kebahagiaan. Paulus mendengar tentang keadaan jemaat di Filipi yang sedang dilanda disharmoni dalam jalinan relasi diantara mereka (Filipi 2:3, 4, 21). Keprihatinan tersebut membuat Paulus terbeban dan merasa perlu untuk menolong mengatasinya. Maka dia memutuskan untuk mengutus Timotius dan Epofroditus kepada mereka.

Secara umum, mungkin orang cenderung memandang sikap dan tindakan Paulus adalah sebuah kebodohan. Paulus dalam keadaan terpenjara. Bagi Paulus, ketenangan dan kebahagiaan jika dia dapat mengalirkan kasih Kristus yang sempurna dan yang mempersatukan persekutuan jemaat Filipi. Inilah yang menjadi dasar keputusan Paulus mengutus Timotius dan mengembalikan Epofroditus, yang juga memiliki perhatian yang sama; demi kepentingan Kristus tentang persekutuan jemaat yang harmoni, penuh kasih, sehati sepikir, tidak mementingkan diri sendiri. Seperti Paulus, Timotius dan Epofroditus, yang meneladani
Yesus. Raihlah kebahagiaan bagi diri anda, sekaligus mengalirkan kebahagiaan itu bagi sesama. Seperti itulah kepentingan Kristus Yesus untuk kebahagiaan dan keselamatan umat manusia yang dikasihi-Nya.

GB.369:1
Doa : (Ya Tuhan, nyatakanlah kehadiran dan kasih-Mu yang membawa ketenangan, kebahagiaan dan harmoni hidup, melalui kami masing-masing di dalam persekutuan hidup berjemaat anugerah-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *