Senin, 19 Februari 2018 – Renungan Malam

115 Kali dibaca, Diterbitkan: 19 February 2018        


 

Minggu VI Pra Paskah

Senin, 19 Februari 2018
Renungan Malam

KEAJAIBAN ALLAH

Ayub 37:14-24
“Berilah telinga kepada semuanya itu, hai Ayub, diamlah, dan perhatikanlah keajaiban-keajaiban dunia” (ayat 14)

Berapa jam dalam satu hari yang saudara terima? Berapa jam yang saudara isi dengan tugas-tugas dan tanggung jawab? Berapa jam yang saudara pakai untuk mengobrol dengan kawan, dengan keluarga, dengan relasi kerja? Berapa jam yang saudara gunakan untuk “online” di sosial media?

Kita semua diberikan waktu yang sama oleh TUHAN, yaitu 24 jam dalam 1 hari, tidak ada yang lebih atau yang kurang, semua menerima waktu yang SAMA. Kita masing-masing mempunyai tugas, tanggung jawab, aktifitas yang berbeda-beda, dan karenanya kita menggunakan waktu yang SAMA dengan kepentingan yang BERBEDA.

Jika pertanyaannya begini: “berapa waktu yang kita pakai untuk peka dan memperhatikan karya kuasa dan kasih TUHAN di setiap hari, apa jawab kita?”. Ya, kita harus jujur bahwa kadang kita TIDAK ADA waktu untuk TUHAN; pengalaman dan peristiwa hidup kita kadang menyeret kita terlalu dalam pada pusaran hidup kita, sehingga kita tidak lagi memperhatikan keajaiban-keajaiban yang TUHAN buat bagi kita! Kita bukan hanya tidak ada waktu; malahan kita kadang tidak mau memberi waktu untuk memperhatikan yang TUHAN buat dalam hidup kita.

Nasehat sederhana Elihu kepada Ayub juga bergema kepada kita saat ini, “Berilah telinga.. dan perhatikanlah keajaiban-keajaiban Allah”. Mari sebelum kita masuk dalam istirahat malam ini, kita ambil waktu untuk memperhatikan keajaiban yang Allah buat bagi kita di hari ini. Dan kita percaya, besok adalah keajaiban baru yang TUHAN sediakan bagi kita.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *