Senin 19 Oktober 2020 – Renungan Pagi

3 Kali dibaca, Diterbitkan: 18 October 2020        


MINGGU XX SES. PENTAKOSTA

KJ.33 : 1-3 – Berdoa

Ibrani 2 : 1-4

Pemberitaan Keselamatan Besar

Di dunia penerbangan dan kelautan dikenal istilah SOS (Save Our Souls), yang artinya: Selamatkan Nyawa Kami. Di dalam dunia ini kita diperhadapkan dengan ancaman, tantangan, hambatan, kesulitan bahkan kematian. Yesus pun mengalami semua itu. lblis mencobai-Nya seakan-akan dialah yang berkuasa atas kehidupan (Mat.4:1-14).

Yesus merupakan Berita Keselamatan Besar. la melakukan mujizat besar dengan menyembuhkan orang bahkan membangkitkan Lazarus dari kematian. Namun demikian, la diejek oleh imam-imam kepala, ahli taurat dan tua-tua. Mereka berkata, “Orang lain la selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat la selamatkan… (Mat.27:42). Ketika Yesus bangkit, mereka malah memberitakan kabar bohong, bahwa para murid-Nya telah mencuri jasad-Nya. Para serdadu yang menjaga kubur Yesus diberi uang suap untuk mengatakan hal yang sama.

Yesus mengalami penghinaan, penganiayaan dan ketidakadilan. la menderita dengan mengorbankan diri-Nya sebagai tebusan dosa umat manusia. Tindakan-Nya merupakan Berita Keselamatan Besar. Itu dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Tidak ada usaha manusia sedikitpun, bahkan jika ia berusaha memenuhi tuntutan hukum Taurat. Kematian dan kebangkitan Yesus adalah kepastian keselamatan. “Tetapi Allah…, oleh karena kasih-Nya yang besar. telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita – oleh kasih karunia kamu diselamatkan” (Ef.2:4,5). Berita keselamatan itu adalah Injil Kabar Baik, yang harus diberitakan sampai ke ujung dunia, baik dengan kata maupun karya (lih. Kis. 1:8). Berita keselamatan itu ada dalam ‘teologi derita’ bukan ‘teologi sukses’.

KJ. 33 : 4-6
Doa : (Ya Bapa, tolong lepaskan kami dari ikatan dunia yang menjerat. Mohon teguhkan iman kami pada keselamatan yang telah Engkau karuniakan di dalam Putra-Mu, Yesus, Tuhan dan Juruselamat)

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *