SENIN, 25 JUNI 2018 – Renungan Malam

30 Kali dibaca, Diterbitkan: 25 June 2018        


 

SENIN, 25 JUNI 2018
Renungan Malam

GB 117:1 -Berdoa

JANGAN MENYERAH BERKAT SUDAH MENUNGGU DI DEPAN

Markus 5: 25-34
“Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” (ay.2B)

Ketika musim berteiur tiba, ikan salmon akan kembali ke tempat asal mereka di hulu sungai untuk bertelur. Perjalanan ke hulu sungai sangat sulit karena harus melawan arus sungai dan melewati sekumpulan hewan seperti beruang, yang mencari makan di sungai.

Demi mencapai tujuannya, ikan salmon pantang menyerah bahkan mempertaruhkan nyawa mereka. Sikap pantang menyerah yang kurang lebih sama ditunjukkan seorang perempuan yang telah 12 tahun lamanya sakit pendarahan. Banyak tabib dengan berbagai cara pengobatan yang ditemuinya gagal menyembuhkannya. Tenaga, harta benda dan semua yang ada padanya telah habis tetapi harapannya untuk sembuh tidak pernah habis. Ia terus meyakini bahwa usaha berikutnya pasti akan berhasil. Ayat 27-28 memperlihatkan perjuangan perempuan tersebut yang rela menantang bahaya demi memperoleh kesembuhan. Kondisi pendarahan yang dialaminya tidak memungkinkan ia bisa berjalan dengan baik sehingga, mungkin dia merangkak diantara kerumunan orang yang berdesak-desakan dekat Yesus. Perempuan itu tidak peduli pandangan najis orang-orang terhadapnya karena keberadaannya sebagai perempuan dan sakit pendarahan yang dia alami. Ia siap jika mungkin terinjak atau ditendang ketika melewati kerumunan orang yang melihatnya najis.

Bagi perempuan itu harapan harus diperjuangkan. Harapannya adalah Yesus meskipun hanya dengan menyentuh jubah-Nya. Kerja keras tidak selamanya membuahkan hasil yang diinginkan sehingga sikap pantang menyerah, harus dimiliki dalam upaya memperjuangkan harapan. Orang bijak akan melihat berkat Tuhan sebagai hal yang patut diupayakan dan dikeriakan dalam iman yang sungguh kepada-Nya. Ia tidak akan menyerah tetapi terus berjuang mewujudkan setiap harapan sebab di dalam Yesus, jerih lelah tidak akan pernah berakhir dengan kesia-siaan. Lihatlah! berkat itu mungkin sudah menunggu di depan.

GB.117:6,12
Doa : {Ya Tuhan, beri kami kuat dan sabar supaya kami tidak mudah menyerah dalam mengupayakan seliap harapan yang kami miliki)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *