SENIN, 27 AGUSTUS 2018 – Renungan Pagi

30 Kali dibaca, Diterbitkan: 27 August 2018        


 

SENIN, 27 AGUSTUS 2018
Renungan Pagi

GB.257 : 1 – Berdoa

BERSAKSILAH TERUS

Kisah Para Rasul 13:13-25
Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus (ay.23)

Paulus yang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan Pekabaran Injil ke Antiokhia, fokus pada tugasnya. Bersama Barnabas dan rekan-rakan lainnya Paulus melanjutkan perjalanan Pemberitaan Injil. Namun Yohanes memutuskan kembali ke Yerusalem (ay. 13b). Paulus tidak mempersoalkan keputusan Yohanes untuk tidak melanjutkan perjalanan bersamanya dan rekan-rekan lainnya. Life is must go on, karena kesempatan tidak datang dua kali, dan memang benar ketika ia memiliki kesempatan, ia berdiri dan membawa pendengarnya yaitu orang Israel  yang berkumpul di dalam rumah ibadat pada hari Sabat, untuk mengenal Yesus, Sang Juruselamat bagi orang Israel (ay. 23) melalui peristiwa sejarah yang bermula dari pemilihan atas Israel, perbudakan di Mesir, kemudian peristiwa keluaran, selanjutnya perjalanan menuju tanah perjanjian, dan masa pemerintahan raja Daud sampai pada karya penyelamatan yang dikerjakan Allah melalui Yesus Kristus. Inilah adalah kesempatan emas yang digunakan Paulus saat ia berada di Antiokhia di Pidisia.

Paulus sadar betul bahwa apa yang dilakukannya ini tidaklah mudah, pasti ada tantangan (dari dalam maupun dari luar persekutuan) termasuk ada pertentangan pendapat Karena tidak semua yang mendengarkan berita ini akan menerimanya dengan baik pemberitaannya tentang Yesus Kristus. Tetapi Paulus tetap menyampaikan hal itu Israel belajar dari sejarah hidup mereka. Dan Yesus adalah benar Juruselamat bagi mereka juga dunia. Dari renungan ini kita mendapat pembelajaran pertama hidup yang kita jalani di dalam pasti akan kita jumpai tantangan dan hambatan, baik dari luar maupun dari dalam (keluarga, persekutuan). Namun belajar dari Paulus agar kita tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan saat ini. Kedua hidup adalah anugerah dari-Nya yang juga menghadirkan catatan sejarah panjang, yang seyogianya jadi pembelajaran berharga. Cerita hidup sarat dengan  catatan yang menegaskan hidup tanpa Dia dan diluar Dia adalah sebuah kesia-siaan. Apalagi  hidup yang menyangkal Dia sebagai Juruselamat dunia, Mesias yang dijanjikan oleh  Allah Bapa.

GB.257 : 2
Doa : (Tuhan Yesus kami percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamat dunia)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *