Senin, 4 Juni 2018 – Renungan Malam

27 Kali dibaca, Diterbitkan: 4 June 2018        


Senin, 4 Juni 2018
Renungan Malam

GB 214: 1 – berdoa

DALAM KETENANGAN TIMBUL KEKUATAN

Ester 5: 1-8
“Jikalau baik pada pemandangan raja, datanglah kiranya raja dengan Haman pada hari ini ke perjamuan yang diadakan oleh hamba bagi raja” (ay.4)

Jika kamu gugup dan panik, kekuatanmu akan diambil oleh lawan dan kamu tidak bisa menang. Jika kamu panik, lawanmu dengan cepat akan mengetahui kelemahanmu sehingga ia akan makin berani sementara kamu makin ciut.” Demikian kutipan dari buku “Top Secrets of Succes” karya Suryadi Susmita dan Paulus Winarto.

Kepanikan tidak akan menyelesaikan masalah dan membuat masalah bertambah berat. Yang semula hanya seukuran semut akan berubah menjadi seukuran gajah. Obat yang paling mujarab dalam menghadapi permasalahan bukanlah panik tetapi bersikap tenang. Dengan ketenangan, kita bisa melihat masalah secara lebih jernih dan berpikir secara lebih rasional.

Demikian dengan Ester ketika menghadapi Haman yang bermaksud membinasakan Mordekhai dan bangsa Israel. Ester tidak menghadapinya dengan kepanikan luar biasa. Dengan ketenangan Ester mengambil langkah pertama yaitu memahami masalah (4:5) dengan bertanya pada Mordekhai berdasarkan fakta lapangan bukan sekedar “kabar burung”. Langkah kedua yang diambil Ester adalah menganalisa masalah dengan memahami resiko dan konsekuensi dari tindakan yang akan diambil. Dan langkah yang ketiga adalah menetapkan strategi dan perencanaan untuk penyelesaian masalah dengan mengundang Haman datang. Langkah-langkah strategis itu direncanakannya dalam ketenangan.

Dalam menghadapi permasalahan di tengah kehidupan seringkali kita tidak bersikap tenang. Banyak permasalahan di tengah persekutuan muncul karena ketidaktenangan kita dalam melihat masalah dan cenderung bersikap emosional. Dalam ketenangan timbul kekuatan. Datanglah kepada Tuhan dalam setiap permasalahan yang kita hadapi. Mohon ketenangan, hikmat dan pengertian untuk menghadapi dan menyelesaikan setiap permasalahan dalam kehidupan kita.
GB 214: 2
Doa: (Tuhan, kami mohon berikanlah hati yang tenang, penuh hikmat dan pengertian dalam menghadapi maslah dan pergumulan kehidupan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *