SENIN, 9 JULI 2018 – Renungan Malam

22 Kali dibaca, Diterbitkan: 9 July 2018        


 

SENIN, 9 JULI 2018
Renungan Malam

GB.277 : 1 – Berdoa

KEMULIAAN PELAYANAN KRISTUS

2 Korintus 3:7-11
Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran (ay.9}

Paulus membanding pekerjaan Musa dan Yesus Kristus. Orang Israel sangat mengagumi Musa sebagai wakil Allah yang memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Seluruh karya Musa sangat dijunjung lebih tinggi dari pada karya siapapun di atas bumi. Rasul hendak menegaskan, bahwa jika orang Israel sangat menghomati manusia Musa, maka pelayanan Yesus Kristus jauh leblh mulia. Sebab Musa tidak pernah mengorbankan diri sampai mati bagi pembenaran dan pengampunan dosa umat. Malahan Musa sendiri dihukum Allah, karena Ia melanggar perintah-Nya, Musa mati di Bukit Nebo.

Berbeda dari Musa, Yesus Kristus yang adalah manusia Ilahi yang dipimpin oleh Roh Allah, mengorbankan diri-Nya demi pengampunan dan pembenaran orang berdosa. Di sinilah perbedaan utama, yakni : melalui pelayanan Musa dimuliakan orang lsrael, sedang Yang Mulia : Yesus Kristus, merendahkan diri, meninggalkan tahkta kemuliaan-Nya unluk penyelamatan. Jadi, sesungguhnya, karya Yesus jauh lebih utama, lebih mulia dari Musa. Ia, walaupun dalam rupa Allah, meninggalkan kemuliaan-Nya dan menjadi sama dengan manusia serta mati bagi kita. Inilah korban sejati yang diperlihatkan Allah di atas pentas sejarah bangsa-bangsa. Jemaat Kristen yang dihadirkan Allah ke tengah-tengah bangsa ini ditugaskan untuk membawa damai, menjadi pendamai. Dalam situasi kondisi politik bangsa yang sedang memanas, orang Kristen wajib menjadi pendingin, tidak larut dalam arus politik, melainkan menyatakan kebijakan (policy) Allah untuk membangun kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman. Kita tidak diutus untuk memenangkan siapapun. Tidak ditugaskan Allah untuk membela kepentingan slapapun.

Kita dipanggll untuk menyuarakan pendamaian sejati bagi seluruh lapisan masyarakat, agar bangsa ini memahami, bahwa Yesus Kristus sedang bekerja menuntun masyarakat bangsa menuju sinar matahari pendamaian yang sedang terbit. Itulah kemuliaan pelayanan Kristen dalam dunia ciptaan Allah.

GB.277 ; 2
Doa : [Bapa sorgawi, kemuliaan-Mu kiranya memotivasi diri kami dalam membangun persekutuan yang cinta damai)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *