Senin, 9 Oktober 2017 – Renungan Malam

148 Kali dibaca, Diterbitkan: 9 October 2017        


MINGGU XVIII SES. PENTAKOSTA
SENIN, 9 OKTOBER 2017
Renungan Malam
KJ.468 : 1-Berdoa
TETAPLAH BERBAGI PASTI CUKUP

2 Raja-Raja 4:42-44
Lalu dihidangkannyalah di depan mereka, maka makanlah mereka dan ada sisanya, sesuai dengan firrnan TUHAN (ay. 44)

Seandainya ketika kita bangun pagi lalu ditanyakan apakah yang akan kita makan dan minum hari ini? Apakah kita bisa terhindar dari kelaparan dan kehausan? Tahukah anda beberapa orang disekitar kita selalu dibebani dengan pertanyaan-pertanyaan demikian! Mereka harus berjuang keras setiap hari agar tidak kelaparan dan kehausan.

Bacaan kita malam ini, masih membicarakan kepada kita persoalan makanan. Seseorang dari Baal-Salisa membawa dua puluh roti jelai bagi nabi Elisa dan para nabi lainnya. Meskipun kurang tetapi Elisa tetap mempersilakan roti dibagikan kepada seratus orang nabi. Sesuai yang dikatakan Elisa roti yang berjumlah duapuluh ternyata cukup bagi seratus orang bahkan ada sisanya. Pelajaran penting yang didapat ialah terkadang kita urung untuk berbagi karena ragu jumlah barang yang akan kita bagikan terlalu sedikit dan tidak mencukupi kebutuhan orang lain. Elisa mengatakan jangan ragu, tetaplah berbagi dengan orang lain sebab TUHAN akan mencukupkannya bahkan ada sisanya. Sisa makanan bermakna tetap cukup termasuk bagi kita yang berbagi tidak akan kekurangan.

Jadi, jika hari ini kita gagal berbagi karena milik kita sangat sedikit dan tidak mencukupi kebutuhan orang lain maka Firman Tuhan dalam 2 Raja-Raja 4 : 42 mengajarkan, tetaplah memberi dan berbagi dalam rasa syukur kepada Allah. Jika jujur dan tulus memberi maka apa yang kita berikan akan mencukupi kebutuhan hidup banyak orang, bahkan untuk diri sendiripun tetap tersedia. Teruslah berbagi dengan mereka yang membutuhkan sebab itulah yang dikehendaki Allah.

KJ.468 :2
Doa : (Allah Bapa di Sorga sertai kami dengan Roh Kudus agar kami tidak ragu berbagi dengan orang lain meskipun yang kami miliki hanya sedikit)



Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *