SENlN, 16 JULI 2018 – Renungan Pagi

49 Kali dibaca, Diterbitkan: 16 July 2018        


 

SENlN, 16 JULI 2018
Renungan Pagi

KJ. 443:1 – Berdoa

DOSA DAN PENDERITAAN

Yunus 2:1-6
“Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN” (ay.2)

Dosa dan penderitaan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Siapa berbuat dosa, harus menerima ganjaran penderitaan bahkan kematian dari Tuhan. Dosa dan penderitaan seperti itu dialami oleh Yunus. Yunus  diperintahkan Tuhan ke Mesopotamia untuk menyerukan pertobatan kepada bangsa Niniwe dari kejahatannya (Niniwe terletak di tepi Sungai Tigris, di sebeiah utara Asyur). Namun Yunus membelot dan berlayar ke Tarsis. Tuhan mendatangkan badai besar di Laut, lalu mereka mengetahui bahwa badai besar itu Karena murka Tuhan kepada Yunus. Mereka membuang Yunus ke Laut dan badaipun reda. Yunus nyaris mati di laut, tetapi Tuhan mendatangkan ikan paus menelan dia. Dalam perut ikan, Yunus tidak tenggelam tetapi terendam dalam gelap gullta dan terkurung lebih buruk dari pada di penjara. Tempat yang tepat untuk menjadikan Yunus jera dan berintrospeksi, sambil menyadari saat kematiannya karena upayanya menghindar dari suruhan Tuhan, dan itulah dosanya kepada Tuhan. Yunus tidak mau mati dan memilih taat. Ia berdoa mohon pengampunan. Tuhan mendengar doanya.

Kisah Yunus ini, mengajar kita agar jangan keras hati dalam dosa dan penderitaan yang berujung maut. Membuka hati untuk mengakui kesalahan dan bertobat adalah jalan keiepasan dari dosa dan penderitaan yang sedang dialami. Tuhan menunjukkan rahmat kepada yang mau bertobat. Ia selalu memberi kesempatan untuk kembali dalam kebenaran dan ketaatan. Pada Tuhan selalu ada kesempatan kedua, tidak ada benci dan dendam, yang ada ialah kasih bagi pembaruan dan keselamatan kita.

KJ 443:2
Doa : (Tuhan, tolonglah saya untuk bertobat dan taat)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *