Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

MINGGU, 1 JULI 2018 – Renungan Pagi

 

HUT KE-37 YAPENDIK dan IBADAH SYUKUR YAPENDIK

MINGGU, 1 JULI 2018
Renungan Pagi

GB. 231: 1, 2 – Berdoa

PENTINGNYA PENGOSONGAN DIRI

Yesaya 50:4 -9
Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid (ay.4b)

Penderitaan tidak dapat dihindari, bahkan sangat mempengaruhi kualitas hubungan kita dengan Allah. Jika kita menyikapinya bersama Allah, maka kita dimampukan semakin memiliki hubungan yang berkualitas dengan-Nya. Namun, jika kita menyikapinya dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri, secara otomatis kualitas hubungan kita dengan Allah akan semakin pudar. Hal ini disebabkan kita cenderung menyalahkan Allah yang tidak peduli, sehingga penderitaan itu hadir.

Teks kita ini disampaikan saat umat Israel hidup di masa pembuangan; sebagai nubuat Mesias yang akan datang menyelamatkan umat Israel. Kedatangan Mesias itu digambarkan dalam rupa orang. Hamba yang setia di tengah penderitaan. Ditunjukkan dengan jelas bagaimana “Hamba Tuhan” itu melewati penderitaan. Ia mampu menyikapinya dengan benar. Ia mampu untuk tetap memiliki “Lidah seorang murid” (semua perkataan Allah dari mulutnya memberi semangat baru setiap orang yang mendengarnya) dan “Mendengar sebagai seorang murid” (berbuat dan bertindak sesuai tuntunan Tuhan).

Kesetiaannya sebagai seorang Hamba ditengah tekanan berat membuat ia mampu merasakan pertolongan Allah. Nubuat ini juga mengingatkan umat Israel agar menyikapi penderitaan dalam ketaatan kepada Allah. Umat dlipanggil menjadi hamba yang setia, agar dapat merasakan pertolongan Allah. Nubuat nabi Yesaya ini, semuanya terwujud nyata dalam kehadiran Tuhan Yesus yang menyelamatkan kita lewat Karya Penderitaan-Nya. Karena itu patutlah kita juga belajar untuk mampu menyikapi penderitaan dengan benar. lni tidak mudah, sebab kita harus menyerahkan seluruh hidup hanya kepada Tuhan.

Sebagai manusia kita harus mengakui ketidak-berdayaan kita dihadapan-Nya, sehingga kita mampu menerima kekuatan dari Tuhan. Ya, diperlukan pengosongan diri! Yaitu keberanian untuk mengosongkan pikiran dan keinginan kita sebagai manusia; dan membiarkan kehendak Tuhan masuk serta tinggal dalam diri kita. Yakinilah, pengosongan diri bagi Tuhan akan membawa Damai Sejahtera dalam hidup.

GB. 231 : 3, 4
Doa: (Ya Allah, teguhkan iman kami dengan Roh-Mu, agar dalam ketidak-berdayaan di tengah penderitaan, kami tetap berlaku sebagai hamba yang setia bersandar pada-Mu dan memuliakan nama-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya