Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

RABU, 7 AGUSTUS 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU VIII SESUDAH PENTAKOSTA

KJ.387:1 – Berdoa

JANGAN MELECEHKAN SESAMA

Ayub 7:11-21
Apakah gerangan manusia sehingga Dia Kau anggap agung dan Kau perhatikan dan Kau datangi setiap pagi dan Kau uji setiap saat?. (ay.17-18)

Ayub tidak mempersalahkan Tuhan, melainkan berkeluh kesah kepada Tuhan. Mempersalahkan Tuhan artinya memandang Tuhan sebagai pihak yang melakukan kesalahan. Sementara berkeluh kesah kepada Tuhan artlnya menempatkan Tuhan sebagai Bapa tempat kita mencurahkan isi hati. Ayub menyadari betapa rapuhnya manusia. Jadi, bahwa Tuhan memandang manusia sebagai makhluk yang agung dan begitu memperhatikan manusia, betapa bersama terbitnya mentari pagi Tuhan menyapa manusia, betapa Tuhan setiap saat mengontrol benar dan salahnya tindakan manusia; bagi Ayub ini semua merupakan kenyataan yang tidak akan pernah mampu diterangkan dalam kata-kata.

Ayub memandang manusia sebagai ciptaan Allah yang agung dan mulia. Betapa bedanya pandangan Ayub ini dengan kenyataan di sekitar kita. Dimana orang bukan hanya saling merendahkan atau menghina, tetapi malahan manusia bisa menjadi bencana bagi sesamanya. Mestinya manusia menyadari bahwa kalau dia melakukan sesuatu yang menjadi bencana bagi sesama, atau kalau dia dengan berbagai cara melecehkan sesama, maka yang dia lecehkan itu adalah yang agung di mata Tuhan dan juga diperhatikan oleh Allah setiap hari. Melecehkan ciptaan Allah adalah menghina sang Penciptanya.

Dewasa ini, nilai kemanusiaan dilecehkan melalui berbagai cara. Warna kulit, status ekonomi-sosial, gender, ras, golongan, malahan agama, sering jadl alasan untuk melecehkan sesama. Malahan yang terjadl bukan sekadar bahwa manusia melecehkan sesama, melainkan manusia saling melecehkan. Mari kita sadari bahwa yang kita lecehkan adalah yang diciptakan oleh Allah, yang dihargai oleh Allah dan diperhatikan oleh Allah. Rasanya kalau ini kita hayati, hati kita akan lebih terbuka untuk memaknai keberagaman. Dan itulah cara kita menghargai makna Ulang Tahun Kemerdekaan negeri kita yang sedang kita jelang.

KJ.387 : 2
Doa : (Jagalah hidupku ya Tuhan, agar jangan aku melecehkan sesama baik dalam pikiran, perasaan, perkataan maupun perbuatan)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.