Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SENIN, 25 MARET 2019 – Renungan Malam

 

MINGGU IV PRAPASKAH

KJ.258 : 1 – Berdoa

KARUNIA MEMANG BERAGAM, TAPI ASLINYA ROH YANG SAMA

1 Korintus 12:7-11
Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama…. (ay.11)

Paulus hendak menegaskan bahwa setiap orang memiliki karunia yang unik. Karunia secara khusus, di mana setiap orang percaya tidak dapat memilih karunia ini atau karunia itu. Karunia yang beragam ini terjalin rapih, sebab bersumber dari sumber yang sama sesuai kehendak-Nya (ay.11). Hal ini penting diketahui jemaat, sehingga tidak menganggap bahwa karunianya yang paling berkualitas dibanding karunia orang lain; atau cemburu, iri hati terhadap karunia orang lain. Atas dasar itulah, Paulus menasihati umat agar menerima perbedaan sebagai anugerah, bukan ancaman.

Seluruh karunia perlu digemakan dalam tindakan yang membawa damai. Kemampuan seseorang memberi yang terbaik, hendaknya tidak ditanggapi dengan kecemburuan karena bibit kebencian merancang kejahatan. Benih kejahatan bersumber dari ketidak-mampuan diri dan kesombongan. Kebenaran firman ini mengajar kita untuk senantiasa memahami dengan benar bahwa karunia yang Tuhan beri itu berbeda satu dengan lainnya. Karunia yang bersumber dari Allah memberi kepastian bahwa hidup sungguh bermartabat dan bernilai. Jadi jangan ada ruang untuk saling mendengki dan merendahkan karunia orang lain. Sebaiknya bersyukulah atas karunia yang dianugerahkan-Nya. Firman Tuhan mengajar kita untuk menghormati sumber dari karunia yang kita miliki, sehingga selalu ada kerinduan untuk menunjukkan rasa syukur melalui karya setiap hari.

Karunia tiap orang berbeda, tetapi perlu dihayati bahwa sumber karunia itu cuma satu : Roh Kudus. Kebenaran inilah yang memungkinkan setiap orang percaya tidak terjebak pada pola pikir untung-rugi yang akan mempersempit ruang gerak dari karunia, bahkan membelenggunya dengan kejahatan. Ini menjadi penyebab pertikaian dan perpecahan dalam persekutuan. Kita tidak boleh menyerah menyatakan karunia yang kita miliki sambil meyakini bahwa kehidupan kita menjadi berarti ketika kita memberi arti pada orang lain dan terbebas dari prasangka,dari gaya hidup untung-rugi.

PKJ.258 : 2
Doa : (Tuhan, ajarlah kami untuk selalu bersyukur atas karunia dari-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.