JUMAT, 18 JANUARl 2019 – Renungan Pagi

64 Kali dibaca, Diterbitkan: 18 January 2019        


 

MINGGU I SESUDAH EPIFANIA

KJ.466a : 1,2 – Berdoa

SEMANGAT MELAYANI ALLAH DENGAN TULUS DAN MURNI

1 Tesalonika 2:1-7
karena itulah kami berbicara bukan untuk menyukakan manusia melainkan untuk menyukakan Allah (ay.4)

Melalui Surat Paulus yang pertama kepada jemaat Tesalonika, kita mendapat gambaran bahwa tugas pekabaran Injil yang dilakukan Paulus dan rekan-rekannya di Tesalonika tidak sia-sia. Jemaat Tesalonika telah menerima Firman Allah (2:13), mengalami penumbuhan iman. Lebih dari itu, iman itu terwujud dalam kehidupan, dalam kasih, serta pengharapan kepada Tuhan Yesus (1:3), sehingga kehidupan mereka jadi teladan bagi semua orang (1 :7).

Di tengah keberhasilan pekabaran Injil di jemaat Tesalonika, rupanya Paulus mengetahui bahwa sebagian orang berusaha “menjatuhkan” kewibawaan Paulus sebagai pemberita Injil. Paulus berusaha menjelaskan kepada jemaat tentang kemurnian dan ketulusan pelayanan pemberitaan Injil yang dilaksanakannya. Paulus menegaskan bahwa tugas pemberitaan Injil yang disampaikan adalan tugas yang dipercayakan Allah kepada dirinya, walaupun ia sesungguhnya tidak layak melaksanakan tugas itu. Oleh karena tugas yang dilaksanakannya adalah tugas yang dipercayakan Allah, maka Paulus berusaha melaksanakan tugas itu dengan murni dan tulus. Ia mengatakan bahwa segala sesuatu yang ia lakukan dalam pelayanan pemberitaan Injil bukan untuk mendapatkan pujian manusia, atau menyukakan manusia, melainkan menyukakan Ailah. Itu sebabnya ia tidak pernah bermulut manis (memuji yang sifatnya menjilat), atau mempunyai maksud loba (hasrat ketamakan untuk memperoleh lebih) dalam melaksanakan pemberitaan Injil.

Ketika kita akan memuiai aktifitas, mari kita meiaksanakan seluruh aktifitas dan tugas pekerjaan kita dengan tulus dan murni, bukan mencari pujian manusia, atau menyukakan manusia, tetapi untuk menyukakan Allah. Layanilah Allah lewat segala pekerjaan yang kita lakukan, maka Ia akan memberkati kehidupan kita. Tidak hanya itu, kehidupan kita pun akan menjadi berkat.

KJ. 466a:4
Doa : (Ya Tuhan, ketika kami akan memulai aktifitas dan pekerjaan kami di hari ini, tuntunlah dengan Roh Kudus-Mu agar segala sesuatu yang kami kerjakan, boleh kami kerjakan dengan tulus dan murni)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *