JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 – Renungan Malam

24 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 September 2018        


 

GB.222 : 1,2 – Berdoa

BINTANG TIMUR

Wahyu 2: 26 – 29
.. dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang Timur (ay.28)

Ketika penyembahan kaisar memaksa umat Kristen untuk jatuh dalam perselingkuhan dengan penyembahan kaisar, penolakan adalah riskan. Penolakan terhadap penyembahan kaisar berarti nyawa dipertaruhkan. Banyak umat Tuhan yang jatuh tetapi tidak kurang yang setia dan tetap menyembah Tuhan. Kepada mereka teks ini mengatakan: Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa. Sebuah kekuasaan yang jauh lebih besar dan berkuasa ketimbang kekuasaan kaisar yang menjerumuskan umat Tuhan. Sudan tentu norma-norma dan nilai-nilai yang dikembangkan dalam kekuasaan itu jauh berbeda dengah kekuasaan kaisar.

Di dalam penderitaan dan penganiayaan yang dahsyat, janji Tuhan sepertinya jauh dari harapan. Tetapi dalam kondisi itulah kita memahami apa yang dinamakan bintang timur. Bintang timur adalah anugerah Tuhan berupa cahaya yang memulai hari baru. Di dalam dunia yang penuh permusuhan, manusia hidup dalam ketakutan dan kegentaran. Manusia terperangkap dalam gelapnya malam. Tetapi Allah memberikan bintang timur, sehingga anak-anak Tuhan akan tetap hidup dalam pengharapan. Pengharapan itulah yang membuat anak-anak Tuhan tegar dan tabah melangkah. Tanpa pengharapan orang hidup dalam frustrasi, pesimis dan kehilangan masa depan.

Hiduplah dalam pengharapan, apabila bintang timur itu diberikan Tuhan kepada kita maka ia akan merobek gelapnya malam, dan menanamkan secercah terang atau secercah pengharapan yang memberikan kekuatan kepada kita untuk terus berkarya dan terus setia. Pengharapan berarti sesuatu yang belum kita dapatkan sekarang ini, tetapi di dalam Kristus Tuhan kita, benih-benih pengharapan itu telah ditanam dan mulai bertumbuh dari yang kecil kita akan masuk kepada yang lebih besar. Dari tunas kita akan menuju pohon yang rindang dan buah yang sarat.

GB.222: 3,4
Doa : (Berikanlah bintang Timur di dalam kegelapan malam. Tanamkanlah benih-benih pengharapan ya Tuhan, agar frustrasi dan kekecewaan tidak menguasai dan mengendalikan kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *