JUMAT, 5 OKTOBER 2018 – Renungan Malam

15 Kali dibaca, Diterbitkan: 5 October 2018        


 

KJ.-446 : 1 -Berdoa

ARTI SEBUAH KESETIAAN

2 Samuel 15:13-23
” Tetapi Itai menjawab raja: “Demi Tuhan yang hidup, dan demi tuanku raja, dimana tuanku raja ada, baik hidup atau mati, disitu hambamu (ay.21)

Orang yang setia, pasti dicari. Orang yang setia pasti disenangi. Orang yang setia pasti dikagumi dan juga disayang. Malam ini kita akan melihat kesetiaan seorang yang bernama Itai, pemimpin kelompok orang Gat yang dibuang dari kota itu dan menjual orang-orangnya kepada Raja Daud sebagai tentara Sewaan.

Ketika Daud harus meninggalkan Yerusalem karena ulah anaknya Absalom yang hendak menggulingkannya sebagai raja Israel, Itai dan orang-orangnya ikut pergi menyertai Daud. Tetapi Daud dalam ayat 19-20 berkata kepada Itai: “Mengapa pula engkau berjalan beserta kami? Pulanglah dan tinggallah bersama raja, sebab engkau orang asing, lagipula engkau orang buangan dari tempat asalmu. Baru kemarin engkau datang, masakan pada hari ini aku akan membawa engkau mengembara bersama-sama kami padahal aku harus pergi entah kemana.

Pulanglah dan bawa juga saudara-saudaramu pulang : mudah-mudahan Tuhan menunjukkan kasih dan setia kepadamu”. Disini, Daud meminta Itai dan orang-orangnya kembali ke Yerusalem dan tinggal bersama raja Absalom, Karena masa depan mereka akan lebih baik dari pada mengikuti Daud yang pada saat itu pun tidak tau akan pergi kemana. Namun ternyata ltai sangat loyal dan menjawab secara halus serta bersahabat seperti yang diungkapkan dalam ayat 21. Loyalitas dan kesetiaan ltai ini di kemudian hari berhasil meyakinkan Daud untuk mempercayai Itai memimpin sepertiga pasukan Daud dalam peperangan melawan Absalom, seperti yang disebut dalam Pasal 18:2. Saudara-saudaraku, sebagal murid Kristus,marilah kita bertekad untuk menjadi orang yang setia dalam hidup ini. Amsal 19:22a berkata: “Sifat yang dinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya”.

Kita mengakui bahwa banyak sekali godaan dan tantangan untuk tetap hidup setia. Namun apapun yang terjadi, tetaplah setia dalam iman, dalam keluarga, dalam kehidupan bermasyarakat, maka hidup kita akan diberkati-Nya.

KJ.446:2
Doa : (Ya Tuhan, mampukan kami untuk memiliki hidup yang berkualitas yaitu kesetiaan dalam segala waktu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *