Kamis 10 September 2020 – Renungan Pagi

6 Kali dibaca, Diterbitkan: 9 September 2020        


MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA

♪  KJ. 460 : 1 – Berdoa

Amsal 4 : 7-9

Berusahalah Mengerti

Pada satu ketika, Axel, anak yang berkebutuhan khusus berusia enam tahun, menghancurkan maket. Maket itu sudah dengan susah payah dikerjakan oleh Kevin, abangnya, selama beberapa hari sebagai tugas sekolah. Kevin, yang saat itu berusia delapan tahun, mengamuk luar biasa. la memukuli adiknya sambil menangis dan berteriak. Ibu yang melihat kejadian itu, segera mengamankan Axel sambil menenangkan Kevin. Setelah situasi terkendali, ibu memutuskan supaya Kevin tidak perlu membuat maket itu kembali dan membiarkan dirinya tidak mendapat nilai dari guru. Kevin jelas tidak menerima keputusan ibu. Namun demikian ibu bersikeras supaya Kevin mengerti bahwa keluarga jauh lebih berharga dari prestasi apapun di sekolah.

Ada banyak keputusan orang tua yang sulit sekali dimengerti anak. Tidak saja anak, orang dewasa pun seringkali sulit mengerti keputusan Tuhan dalam peristiwa-peristiwa hidup yang memahitkan. Amsal menasihati kita untuk berusaha memperoleh pengertian atas kenyataan yang terjadi.

Ada kalanya, tidak cukup bagi kita untuk bersikap pasrah terhadap keadaan. Sekalipun mungkin kita tidak dapat berbuat apa-apa terhadap kenyataan, setidaknya, berusahalah untuk mengerti hal apa yang sebenarnya sedang berlangsung. Maksudnya, supaya kita mendapat banyak pelajaran (hikmah) dari peristiwa itu.

Jika akal budi tidak mampu mengerti seluruh keputusan Tuhan dalam kehidupan ini, setidaknya, kita menjadi lebih bijaksana (berhikmat) dalam menghadapi hidup beserta dengan segala macam pengalaman yang dibawanya. Berhikmat dan berpengertian itulah, yang menurut Amsal, dapat membuat kita menjadi orang yang dihormati dan menyenangkan (indah). Kita memperoleh hal indah bukan karena mampu memberi jawab terhadap semua pertanyaan tentang maksud dan kehendak Tuhan, tetapi karena bijak dan berpengertian dalam menyikapi hidup.

♪  KJ. 460 : 2, 3
Doa : (Ya Tuhan tolong, mampukanlah kami tidak hanya mengetahui tetapi mengerti, bukan sekadar melihat tetapi memperhatikan, menyimak daripada cuma mendengar)

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *