Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

KAMIS, 4 OKTOBER 2018 – Renungan Malam

 

KJ.64 : 1 – Berdoa

NIAT JAHAT DI BALIK IBADAH

2 Samuel 15:7-9
“….Izinkanlah aku pergi, supaya di Hebron aku bayar nazarku, yang telah kuikrarkan kepada Tuhan ….. maka aku akan beribadah kepada Tuhan “(ay.7-8)

Absalom tidak sabar untuk menunggu sampai ayahnya, Raja Daud meninggal dunia. Empat tahun berlalu, bagi Absalom sudah cukup lama. Karena itu ia segera bergerak dengan menggunakan siasat yang jitu yaitu menggunakan ibadah untuk tujuan politiknya, menggantikan Daud jadi raja.

Absalom memohon izin kepada Daud untuk pergi ke Hebron (tempat dengan alasan seperti di tulis dalam ayat 7-8. Absalom dalam 2 Samuel 13:37-38 disebutkan telah melarikan diri ke Gesur dan tinggal 3 tahun lamanya. Ia melarikan diri dari Yerusalem karena telah membunuh saudara tirinya Amnon yang telah memperkosa adik kandungnya Tamar. (Lihat, Pasal 13: 22,28-29). Absalom kembali lagi Yerusalem melalui upaya Yoab keponakan Daud yang membujuk Daud agar menerima Absalom kembali (2 Samuel 14). Saat di Gesur itulah Absalom melakukan Nazar kepada Tuhan bahwa bila dirinya bisa pulang ke Yerusalem ia akan beribadah kepada Tuhan. Namun pertanyaannya adalah, mengapa setelah 4 tahun kembali ke Yerusalem, Absalom baru akan melaksanakan nazarnya itu? Nampaknya, permohonannya kepada Daud untuk beribadah ke Hebron itu hanya kedok saja untuk maksud diluar ibadah yaitu menggalang kekuatan politis. Karena Absalom pandai berbicara dan mampu meyakinkan ayahnya dengan alasan ibadah maka Raja Daud percaya serta mengizinkannya berangkat menuju Hebron.

Belajar dari sikap Absalom di atas, kita diajak untuk meneliti ibadah-ibadah ritual kita, apakah murni dan tulus atau sudah dicemari oleh motif-motif lain. Ibadah-ibadah yang kita lakukan itu adalah sebagai ungkapan syukur kita kepada Tuhan Yesus yang sudah mengasihi dan menyelamatkan kita. Karena itu janganlah kita seperti Absalom yang menggunakan ibadah untuk rencana yang tidak baik. Sebagai pengikut Kristus, marilah kita bertekad untuk memelihara dan menjaga motivasi beribadah kita agar tetap tulus dan murni.

KJ.64:2
Doa : (Ya Tuhan Yesus, mampukan kami untuk menghayati makna ibadah dengan benar, agar ibadah kami berkenan kepada-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya