Minggu, 6 Mei 2018 – Renungan Pagi

117 Kali dibaca, Diterbitkan: 6 May 2018        


 

Minggu V Sesudah Paskah

Minggu, 6 Mei 2018
Renungan Pagi

PERHATIKAN PERINTAH-NYA

Yesaya 48: 14-19
“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering… ” (ayat 13)

Perang, penembakan massa, dan teror telah menjadi isi berita yang kita serap setiap hari. Hidup seolah berisi kejahatan, peperangan dan jauh dari damai sejahtera. Ketakutan, cemas, kuatir, tidak ada harapan adalah kata-kata dalam kamus sehari-hari.

Israel memiliki kamus kata-kata yang sama, ketika mereka menjalani hari-hari jauh dari Tuhan. Kata-kata itu menjadi jawaban atas setiap peristiwa hidup yang mereka lalui. Konsekuensi dan pilihan untuk berpaling dari Tuhan adalah jauhnya damai sejahtera dari hidup kita. Tidak ada pilihan lain, bagi Yesaya untuk mengingatkan Israel, jika ingin hidup dalam damai sejahtera, mereka harus memandang kepada Allah, yang adalah Pencipta dan Pengendali alam semesta ini. Damai sejahtera hanya dapat mengalir dalam hidup umat, ketika mereka kembali kepada Allah. Kembali kepada Allah, berarti sedia mengarahkan seluruh keberadaan kita kepada perintah-Nya. Menjadikan-Nya sebagai pusat hidup dan ibadah umat. Damai sejahtera akan mengalir seperti sungai. Tidak ada yang dapat menghalangi atau menghentikan damai sejahtera yang berasal dari Allah. Kesulitan hidup, halangan, tantangan dapat diatasi. Seperti sungai yang mengalir, dimana tidak ada yang dapat menghalangi kemana air sungai mengalir. Demikianlah damai sejahtera yang dimiliki orang-orang yang menyatu dengan kehendak Allah.

Jangan biarkan dunia menggantikan damai sejahtera Allah hadir dalam hidup kita. Ganti kata-kata yang melemahkan, merendahkan, menakutkan, dan menekan dengan kata-kata baru yang menandai hadirnya damai sejahtera dalam kita. Jadikan Tuhan, pusat dan sumber kekuatan kita, karena di dalam-Nya kita mengalami kekuatan dan kesanggupan baru untuk mengubah dunia yang jauh dari damai sejahtera.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *