RABU, 19 DESEMBER 2018 – Renungan Malam

140 Kali dibaca, Diterbitkan: 19 December 2018        


 

MINGGU ADVEN III

KJ.370 : 1,2 – Berdoa

JALAN KUDUS, JALAN KEHIDUPAN

Yesaya 35:5-10
Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. (ay.8).

Semua orang pasti mendambakan hidup yang nyaman dan ‘enak’ dimana semua kebutuhan akan terpenuhi, segala harapan akan dikabulkan. Sayangnya hidup seperti itu tidak pernah ada kecuali mungkin di dalam dongeng. Apa yang Tuhan janjikan kepada Israel dalam pembacaan kita memang sepertinya mengambarkan suatu kehidupan yang ideal, namun kita harus ingat janji ini diberikan Tuhan ketika mereka berada dalam penderitaan yang berat di pembuangan. Firman ini dinubuatkan sebagai pengharapan bagi Israel dalam ketidakberdayaan mereka. Tentunya Israel juga harus meresponnya dengan kesadaran untuk memperbaiki hidup dengan memilih jalan yang tepat {ayat 8).

Jalan pulang untuk kembali menikmati janji-janji Allah adalah jalan kudus, sehingga dalam keterpurukan Israel diharapkan mampu melihat jalan kudus yang Allah sediakan, yaitu jalan pembaharuan yang penuh dengan sukacita.

Jika Israel tidak dapat melihat jalan itu, tentunya pengharapan itu menjadi sia-sia dan hambar. Hidup mereka akan selalu penuh dengan keluhan dan beban yang tidak akan pernah berakhir. Sebab penyelamatan yang Allah janjikan harus direspon Israel dengan pembaharuan hidup dalam kekudusan.

Saudaraku, bagaimana hidup pereaya kita saat ini. Allah telah menganugerahkan Putra-Nya untuk menebus dan menyelamatkan kita. Namanya Anugerah pasti gratis, ini diberikan Allah dengan cuma-cuma, namun bukan berarti anugerah ini adalah ‘murahan‘. Ingatlah Yesus Kristus adalah jalan menuju keselamatan, tetapi jalan itu adalah jalan Kebenaran dan Hidup (Yoh 14:6).

Artinya kita akan memperoleh penggenap janji keselamatan jlka kita melalui ‘jalan‘, itu. Jika kita berjalan diatas keinginan dan kemauan kita atau jalan kebenaran dan hidup? Mari kita renungkan sejauh ini perjalanan kehidupan kita, apakah kita sudah berada dijalan yang menuju kehidupan kekal atau justru kebinasaan ?….Selamat menjawab dalam saat teduh pribadi.

KJ.370:3
Doa : (Tuhan, mampukan kami untuk tetap berjalan di jalan Kebenaran dan Hidup-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *