Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 – Renungan Pagi

 

GB.227 : 1 – Berdoa

SOK TAHU ITU BENTUK KESOMBONGAN

Yeremia 13:15-17
“Dengarlah, pasanglah telingamu, janganlah kamu tinggi hati, sebab TUHAN telah berfirman”(ay.15)

Penduduk Yehuda telah diperingatkan oleh Yeremia bahwa mereka tidak memandang Tuhan sebagai Allah mereka; malah tetap memilih dewa-dewa yang berasal dari benda-benda mati. Padahal mereka telah merasakan sendiri tindakan penghukuman Tuhan yaitu membuang sebagian dari penduduk Yerusalem ke Babel. Dalam peringatan tersebut, Yeremia masih mengingatkan Yehuda untuk memuliakan Tuhan sebelum kehancuran dan kematian menghampiri mereka.

Mungkin mereka tidak mau mendengar Yeremia karena dia adalah keturunan imam yang tinggal di Anatot. Imam-imam dari Anatot adalah keturunan imam Abyatar. Imam Abyatar diusir oleh Raja Salomo ke Anatot karena mendukung Adonia sebagai raja pengganti Daud (1 Raj.2:26). Sejak saat itu Abyatar dan keturunannya kurang mendapat perhatian untuk melayani di Bait Allah.

Kita sering mendapat peringatan dari siapa pun. Namun, kita sering juga tidak mau mendengarkan peringatan itu karena sikap sok tahu kita. Masalahnya, kita kadang-kadang tidak  menyadari dan memang tidak mau – bahwa itu adalah sikap sok tahu. Karena tidak mau dianggap sok tahu, kita malah mengatakan, “Menurut pengalaman saya, begini, tahu?”

Bisa jadi kita sama sekali tidak mau rnendengar jika yang mengingatkan itu – menurut kita – berada di bawah level kita; bukan yang layak didengarkan.

Sikap sok tahu ditambah perkataan ‘menurut pengalaman saya‘ tidak jarang justru mengantar kita pada kesulitan atau malah kehancuran. Sikap sok tahu menunjukkan bahwa seseorang tidak mau memperhitungkan kemungkinan adanya perubahan karena berbagai hambatan. Dia merasa semua berjalan seperti keinginannya. Di sinilah kesombongannya; tidak ingat, ya, kalau Tuhan bisa saja membuat semua yang terang benderang di pikiran kita malah manjadi sangat gelap gulita ?

GB.227:2
Doa : (Tuhan, ajarlah kami lebih peka, jika kami sebenarnya sedang bersikap sok tahu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya