Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

RABU, 6 FEBRUARI 2019 – Renungan Malam

 

MINGGU IV SESUDAH EPIFANIA

GB.214:1 – Berdoa

MELEPASKAN SAKIT HATI

Kejadian 12:16-20
Mengapa engkau katakan: dia adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi isteriku? Sekarang, inilah isterimu, ambillah dan pergilah!” (ay 19)

Firaun mengetahui kebohongan Abram melalui tulah yang terjadi di Mesir. Sebagai seorang raja, Firaun pasti sangat marah dari sakit hati karena dibohongi oleh rakyat, apalagi seorang asing yang datang ke negerinya. Secara aturan pasti ada hukuman berat bagi Abram karena telah ‘menghina’ orang Mesir dengan membohongi raja mereka yang merupakan simbol kekuasaan tertinggi. Akibat dari kebohongan Abram, Tuhan menunjukkan kuasa-Nya dengan mendatangkan tulah atas Mesir. Tuhan tetap menyertai Abram sebagaimana janji-Nya. Karena Tuhan, maka Harun tetap memperlakukan Abram dengan baik. Firaun tidak menyimpan sakitnya, tetapi melepaskan sakit hatinya terhadap Abram. Firaun juga tidak pura-pura memaafkan tetapi dengan tulus memaafkan. Hal ini terlihat melalui tindakan Firaun terhadap Abram : mengembalikan Sarai, isteri Abram dan tidak meminta kembali hadiah yang diberikan kepada Abram. Firaun memberikan perlindungan terhadap Abram dan Sarai.

Sakit hati menjadi bagian dari diri manusia : sakit hati dibohongi, tidak dihargai, dicurangi dan diperlakukan tidak adil. Apakah menyenangkan hidup dalam sakit hati? Tidak. Menyimpan
sakit hati hanya mendatangkan penyakit. baik fisik maupun batin; mengganggu hubungan antar sesama. Karena akan menimbulkan pertengkaran, dendam dan luka batin. Karena itu menjadi penting untuk hidup dalam pengampunan dan kasih dengan melepaskan sakit hati terhadap sesama. Melepaskan sakit hati berarti memaafkan dengan setulus hati tidak merasa diri yang benar, tidak terus-menerus memperbincangkan tentang hati yang terluka, tidak mengungkit-ungkit kesalahan atau kebaikan yang telah diperbuat. Pokoknya, memaafkan dengan setulus hati. Selamat memasuki malam dalam istirahat dengan hati yang telah berdamai dengan diri sendiri dan sesama.

GB.62:3
Doa : (Tuhan, mampukan kami melepaskan sakit hati terhadap sesama, sehingga kami dapat hidup dalam damai).


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.