SABTU, 11 MEI 2019 – Renungan Pagi

67 Kali dibaca, Diterbitkan: 11 May 2019        


 

MINGGU II SESUDAH PASKAH

GB.335: 1 – Berdoa

SUKSES HIDUP DENGAN FIRMAN TUHAN

1 Tawarikh 22:6-13
Maka engkau akan berhasil, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN kepada Musa untuk orang Israel. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah tawar hati (ay.13)

Kisah keberhasilan seseorang sering diperbincangkan dan menjadi inspirasi bagi yang lain. Saudara dapat menyebut orang-orang tertentu, yang keluar dari kemiskinan dan menikmati kehidupan yang jauh lebih baik dari kebanyakan orang. Jika saudara luangkan waktu untuk mendengar rahasia sukses mereka, maka yang dapat diperoleh biasanya ialah semangat kerja keras, hemat, jujur, menghormati rekan bisnis serta selalu beribadah bersama keluarga.

Raja Daud mengajarkan kebenaran utama yakni hidup setia dihadapan Allah dengan melakukan perintah-Nya dan sama sekali tidak takut dan berkecil hati menghadapi tantangan dalam hidup. Daud berbicara bukan secara teoritis, melainkan berdasarkan pengalamannya jatuh bangun bersama dengan Allah yang dipercayainya. Hukum-hukum Tuhan justru menjaga dan melindungi umat agar terhindar dari jeratan dan godaan iblis untuk melakukan dosa memalukan. Daud memberikan pesan berharga bagi anaknya yang kelak menjadi raja Israel. Daud tahu benar tanpa kuasa Allah, hidup seseorang akan binasa dan apa yang sudah diraih dengan susah payah akan lenyap. Tidak ada acara lain untuk meraih dan mempertahankan kesuksesan dalam hidup jika tidak sungguh-sungguh berjalan dalam kebenaran firman Tuhan yang sudah diyatakan.

Alangkah bahagianya jika sebagai orang tua, kita dapat menjelaskan pengajaran yang berharga bagi anak-anak kita dan generasi muda gereja Tuhan tentang pentingnya menjaga hidup kudus sesuai dengan hukum-hukum Allah. Benar dalam Yesus Kristus, kita hidup dalam masa anugerah, namun tidak meniadakan fungsi hukum Allah. Hukum Allah menolong anak-anak kita untuk berperilaku benar sesuai kehendak-Nya dan tidak melanggar hukum Allah. Artinya, percaya kita harus disertai dengan perbuatan baik yang mempermuliakan Allah dan mengasihi sesama tanpa pandang bulu.

GB.335 : 2
Doa : (Ya Allah Bapa, sungguh kami bersyukur jika kami dapat menikmati segala yang baik. Kami berdoa agar anak-anak kami selalu hidup dalam kebenaran firman-Mu dan tidak menggunakan cara-cara jahat untuk memperkaya diri sendiri)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *