SABTU, 16 JUNI 2018 – Renungan Pagi

47 Kali dibaca, Diterbitkan: 16 June 2018        


 

SABTU, 16 JUNI 2018
Renungan Pagi

GB.277:1 -Berdoa

MENJADI TELADAN

Efesus 3:17-4 : 1
… ikutilah teladanku… karena… banyak orang yang hidup sebagai Seteru saiib (ay.17-18)

Seorang ibu membawa anaknya mendatangi Mahatma Gandhi. ibu ini bercerita bahwa anaknya suka sekaii rnakan permen. Untuk itu, ibu ini merninta bantuan kepada bapak yang terkenal bijaksana ini, supaya mau menasihati anaknya agar rnenghentikan kebiasaan buruknya. Gandhi tidak bicara apa-apa, hanya meninta ibu dan anaknya ini untuk datang kembaii dua minggu iagi.

Dua rninggu kernudian ibu dan anak ini datang kembali, Gandhi iangsung menasihati anak itu. Sang ibu sangat berterirna kasih, namun sebelurn pamit, ia bertanya kepada sang guru, mengapa harus menunggu dua rninggu sarnpai dapat menasihati anaknya? Gandhi pun menjawab, “Seiama dua rninggu itu saya berusaha menghi!angkan kebiasaan buruk saya, karena saya juga gemar makan permen.” Menjadi teladan tentu bukan persoalan rnudah, karena tidak mungkin kita dapat menasihati atau meiarang orang lain, kaiau kita sendiri rnelakukan hal dan kesalahan yang sama.

Pada pernbacaan kita saat ini, Paulus mengajarkan teladannya kepada jemaat Filipi yang sedang menghadapi persoaian peiik. Ada banyak orang di masa itu menjadi seteru Salib Krisius; merekaiah yang dihadapi oleh jemaat Filipi. Seteru Salib adalah mereka yang tidak mangenal Kristus, hidup secara duniawi, auka membuat aib dan memberikan contoh buruk bagi jemaat (ay.18-19). Pauius tidak mau iemaat yang sangat dikasihinya itu berada dalam kebinasaan, karena contoh yang buruk itu. Namun, Paulus rnengingatkan mereka agar dapat menjadikan dirinya contoh yang seialu berdiri teguh di dalam jalan Tuhan.

Saudaraku, menjadi teladan mernang bukan perkara mudah, tetapi sebagai anak-anak Tuhan, kita dituntut untuk dapat menjadi teladan yang baik bagi semua orang. Lalu, bagaimana caranya agar kita dapat menjadi teiadan yang baik? Hiduplah seiaiu dalam jalan Tuhan dan dengan kerendahan hati mau terus belajar dan me-neiadani Kristus. Teladan Kristus mengajarkan kasih, sukacita, dan ciamai seiahtera bagi setiap orang percaya. Teladan ituiah yang harus kita bagikan kepada dunia ini.

GB 277 : 2, 3
Doa : (Ya Kristus bentuklah kami agar dapat meniadi teladan yang baik, dengan terus meneladani Engkau di sepanjang hidup kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *