Selasa, 12 Juni 2018 – Renungan Malam

44 Kali dibaca, Diterbitkan: 12 June 2018        


 

Selasa, 12 Juni 2018
Renungan Malam

GB.190: 1,2 – Berdoa

MENJADI MANUSIA YANG TAHU BERTERIMAKASIH

LUKAS 17: 11-19
“Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring” (ay.31)

Sebuah kisah nyata di Inggris pada tahun 1969, dimana seekor singa bernama Christian dibesarkan oleh John Rendall dengan penuh kasih, mereka sering bermain bersama. Namun, saat Christian semakin besar, dan John menyadari rumahnya tidak cukup lagi memelihara seekor singa, maka ia memutuskan mengembalikan Christian ke hutan Afrika. Setahun kemudian John kembali ke hutan itu untuk menemui dan melihat apakah singanya itu masih mengingatnya. Sungguh tak disangka saat melihat John datang , Christian mendekatinya dan langsung melompat ke badan John, memeluk dan menjilati wajah John. Ternyata singa itu masih mengingat siapa yang merawat, menjaga dan membesarkannya. Sekalipun singa binatang buas, ia tidak menyakiti John sedikitpun.

Bacaan kita ini memperlihatkan satu orang dari 10 penderita kusta yang disembuhkan Yesus tahu mengucap syukur atas kesembuhan yang dialaminya. Kusta dapat menular, sehingga penderitanya diasingkan oleh masyarakat. Keadaan inilah yang membuat 10 orang penderita kusta yang ditemui Yesus dalam perjalanan-Nya, berteriak memohon dengan sangat Yesus mau menyembuhkan mereka. Yesus mendengar permohonan mereka dan menyembuhkan mereka. Apa respon mereka? Hanya 1 orang yang kembali dan mengucap syukur. Orang itu adalah orang Samaria yang masa itu dipandang rendah oleh orang Yahudi. Ada dua kemungkinan 9 orang yang telah disembuhkan itu tidak kembali untuk mengucapkan syukur pada Yesus. Pertama, merasa diri layak menerima kesembuhan. Kedua, menganggap apa yang Yesus lakukan hanyalah hal kecil, tidak seperti mendapatkan kekayaan atau kehormatan.

Lalu, masih ingatkah kita untuk selalu mengucap syukur kepada Tuhan atas hal kecil atau besar yang terjadi dalam hidup kita? Masih berterima kaih kah kita kepada Tuhan karena nafas yang masih kita hirup setiap harinya atau justru mengeluh daripada berterima kasih atas kebaikan Tuhan kepada kita? Masa sih kita kalah dengan Christian!

GB. 244
Doa : (Tuhan kami berterima kasih atas apapun yang terjadi dalam hidup kami, ampuni kami jika kami lupa mengucap syukur atas kebaikan-Mu hari ini)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *