SELASA, 3 JULI 2018 – Renungan Malam

50 Kali dibaca, Diterbitkan: 3 July 2018        


 

SELASA, 3 JULI 2018
Renungan Malam

KJ.408 : 1 – Berdoa

MENDERITA UNTUK BERHASIL

Yesaya 52:13-15
Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan (ay.13)

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Peribahasa ini memiliki arti apabila ingin berhasil di kemudian hari, haruslah berani bersusah payah terlebih dahulu. Nyanyian hamba Tuhan yang terakhir ini dimulai dengan ungkapan banwa sang hamba akan mengalami keberhasilan dengan menerima kehormatan: ditinggikan, disanjung dan dimuliakan. Keberhasilannya diawali dengan kerelaan menjalankan tugas yang membutuhkan perjuangan berat. Sang Hamba diutus kepada bangsa-bangsa dan akan mengalami penderitaan; ia akan mengalami kehinaan, keadaan buruk rupa dan tidak dipandang sebagai manusia oleh orang banyak. Ia mengalami penderitaan luar biasa, sehingga banyak orang tertegun dan tercengang. Namun, banyak orang akan terkagum melihat keberadaan sang hamba yang awalnya hina kemudian ditinggikan.

Dalam kehinaan sang hamba, Tuhan bertindak. Banyak orang akan tercengang oieh karena mereka melihat keberhasilan sang hamba. Keberhasilan sang hamba membuat para pemimpin bangsa, yaitu: raja-raja mengatupkan mulut dan menundukkan kepala mereka. Sang hamba membuka jalan baru, jaian yang belum pernah ditempuh oieh siapa pun yang ada di dunia ini. Jalan itu adalah jalan menanggung kesalahan banyak orang untuk keselamatan banyak orang juga.

Saudaraku, orang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan dan ketenangan, tetapi mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata. Sebagai anak Tuhan, penderitaan dan pergumulan menjadi bagian hidup yang harus kita jalani, bahkan terkadang membuat kita tidak dipandang sebagai manusia. Itulah cara Allah menempa kita menjadi hamba-Nya. Bersaksi tentang kekuatan cinta kasih Allah mampu membungkam kekuatan dunia.

KJ.408:2
Doa : (Ya Tuhan, jadikanlah aku, hamba-Mu yang setia menjalankan tugas di tengah penderitaan dan kesulitan hidup)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *