SELASA, 4 JUNI 2019 – Renungan Malam

53 Kali dibaca, Diterbitkan: 4 June 2019        


 

MINGGU PEMULIAAN TUHAN YESUS

KJ.249:1 – Berdoa

SOLIDARITAS DALAM MEMBANGUN

Filipi 4:10-17
Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku. (ay. 14)

Bangsa Indonesia sejak dulu dikenal memiliki budaya gotong-royong atau tolong-menolong yang tinggi. Setiap anggota masyarakat saling bahu-membahu mengerjakan sebuah pekerjaan secara bersama-sama sehingga pekerjaan yang berat menjadi ringan. Orang memberikan bantuan bukan hanya ketika terjadi bencana atau musibah. Kalau ada sebuah keluarga yang mempunyai hajatan atau acara, tetangga-tetangga akan membawa sumbangan atau bantuan, di samping juga ikut bekerja mempersiapkan pelaksanaan acara tersebut. Begitu pula ketika tetangga yang lain mempunyai hajatan, tetangga yang sebelumnya di bantu akan berganti ikut menyumbang dan juga membantu.

Pola hidup saling membantu dan meringankan beban orang lain inilah yang juga menjadi pesan Paulus kepada jemaat di Filipi. Paulus memuji sikap jemaat di Filipi yang mau bersolidaritas atau ikut menolong Paulus dalam kesusahan yang dialaminya. Berkali-kali, baik pada saat Paulus baru memulai tugas pelayanannya (ay. 15), maupun ketika dia berada di Tesalonika (ay. 16), jemaat Filipi selalu mengirim bantuan kepada Paulus. Paulus sendiri sudah belajar untuk mencukupkan diri dengan apa yang dia miliki (ay. 11-12), namun perhatian dan kepedulian jemaat kepadanya tetap besar. Paulus berharap agar kebaikan dan solidaritas jemaat Filipi ini juga bisa memperbesar keuntungan atau menjadi berkat bagi kahidupan mereka (ay. 17).

Solidaritas atau keinginan untuk saling meringankan beban satu dengan yang lain tidak hanya sejalan dengan sila ke-2, tetapi juga sila ke-5 dari Pancasila. Untuk itu sebagai bagian dari bangsa Indonesia, GPIB harus mendidik setiap jemaat dan juga warga gerejanya untuk memiliki rasa solidaritas yang tinggi demi kebaikan dan kemajuan bangsa ini. Solidaritas bukan hanya dibutuhkan sebagai bentuk rasa kemanusiaan, tetapi juga untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Dengan rasa solidaritas ini pula GPIB dapat mewujudkan harapannya untuk menyejahterakan umat dan membangun kekuatan bangsa.

KJ.249 : 3
Doa : (Kristus, Tuhan kami, ajarkan kami untuk memiliki rasa solidaritas dengan sesama anggota masyarakat sebagaimana yang teladan Engkau tunjukkan kepada kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *