Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

JUMAT, 1 FEBRUARI 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

KJ. 376 : 1 – Berdoa

MENJADI KRISTEN

Galatia 6 : 11 -14
Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus (ay.14a)

Be yourself atau jadilah dirimu sendiri, demikian istilah yang sering kita dengar untuk memperingatkan seseorang tentang jati diri. Hidup di tengah orang-orang yang berbeda keyakinan tidak jarang membuat seorang Kristen lupa akan jati dirinya. Kita mengikuti gaya hidup orang-orang pada umumnya untuk menyesuaikan diri kita dengan masyarakat. Berawal dan gaya hidup, pola pikir kita pun mulai mengikuti arus. Gaya hidup dan pola pikir perlahan-lahan mengubah keyakinan kita menyadi keyakinan pada umumnya. Keyakinan pada ilmu pengetahuan, keyakinan pada benda-benda yang dianggap mempunyai kekuatan, keyakinan kepada materi, dan keyakinan-keyakinan pada hal-hal yang terbatas. Dalam kondisi demikian, kita sebagai orang Kristen sudah berada dalam bahaya besar.

Bacaan pagi ini merupakan suatu peringatan dari Paulus kepada kita sebagai seorang Kristen. Paulus sebelumnya merupakan seorang Yahudi. Dalam agama Yahudi, sunat adalah suatu hal yang wajib dilakukan. Paulus mengkritik agama Yahudi dengan mengatakan bahwa ahli-ahli menekankan sunat, mereka melupakan hukum yang seharusnya mereka jalankan. Setelah menjadi seorang pengikut kristus, Paulus melihat ada yang lebih besar daripada sekedar sunat dan hukum. Hal itu adalah salib. Salib merupakan simbol kemegahan yang tidak bersifat lahiriah seperti sunat. Ia merupakan simbol keselamatan bagi Paulus. Meskipun mengalami penyiksaan karena salib Kristus, ia tetap bermegah diri dalam salib itu. Karena bagi Paulus, salib itulah yang menyelamatkan diri dari dunia. Begitu pula, dunia akan diselamatkan melalui salib itu.

Sebagai seorang Kristen, kita belajar dari Paulus. Kita tidak perlu memegahkan diri dengan tanda-tanda lahiriah seperti harta yang berlimpah, jabatan yang tinggi, dan lainnya. Tanda-tanda lahiriah ini tidak menentukan siapa kita sebagai seorang Kristen. Kita sudah memiliki suatu tanda yang tidak dapat dilepaskan saat kita mengaku menjadi pengikut Kristus. Dengan mengaku menjadi pengikut Kristus berarti kita hidup seperti Yesus. Hidup memikul salib dan membawa kedamaian bagi dunia, meskipun nyawa kita merupakan taruhannya.Pertanyaannya, adalah maukah kita hidup seperti Yesus dan Paulus?

KJ.376 : 3 “Ikut Dikau Saja Tuhan”
Doa : (Tuhan, berikan aku kekuatan dan hikmat agar aku bisa melakukan apa yang Yesus lakukan)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.