Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Jumat, 11 Mei 2018 – Renungan Malam

 

Minggu V Sesudah Paskah

Jumat, 11 Mei 2018
Renungan Malam

DI DALAM TUHAN AKU HIDUP DALAM DAMAI

Yesaya 2:1-5
“… dan mereka tidak akan lagi belajar perang” (ayat 4)

Kehidupan itu istimewa. Ia diciptakan Allah dalam syaloom Allah (“Allah melihat bahwa semuanya itu baik“), tapi manusia yang diberi kuasa menghilangkan syaloom itu. Damai dinodai oleh perang. Manusia yang diberi budi dan akal berbuat dosa dan menciptakan perang, Mengatasnamakan agama, keadilan, kehidupan yang lebih baik, dilakukanlah perang yang melulu berisi kekerasan dan kekacauan. Semua itu pada akhirnya merusak banyak hal. Manusia meniadakan syaloom. Akan tetapi apapun usaha manusia untuk meniadakan damai itu, keputusan Allah tidak akan pernah berubah. Semua yang baik di awal harus terus baik selama-lamanya. Karya keselamatan Allah yang memastikan semua itu sejak awalnya.

Firman Allah yang disampaikan kepada Yesaya menjadi sebuah rencana sekaligus janji Allah kepada umat. Allah akan menetapkan diri-Nya dan kediaman-Nya untuk menjadi sumber penyelamatan itu. Ia akan mengajar dan menyadarkan manusia. Tuhan akan menjadi Hakim yang memutuskan dan menetapkan seluruh bangsa untuk berdamai dan membangun hidup dalam damai itu. Kemarahan akan diganti dengan kasih, ketakutan akan disingkirkan dan diganti oleh damai sejahtera. Tuhan memberi hidup dan hidup itu adalah damai (syaloom).

Syalom Allah inilah yang sedang mendatangi kita. Kita harus menyambutnya dengan pertobatan dan perubahan diri. Bukankah kemarahan dan iri dengki akan menghancurkan diri kita? Bukankah rancangan kejahatan itu melelahkan dan tidak menguntungkan? Kekuatiran dan keserakahan membuat kita tidak pernah puas. Kenapa kita tidak mengenyahkan semua itu dan menggantikannya dengan kasih, sukacita dan damai sejahtera lalu bersyukur kepada-Nya? Renungkanlah dan putuskanlah untuk hidup dalam damai Allah.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya