Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 – Renungan Pagi

 

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018
Renungan Pagi

KJ.336 : 1,2 – Berdoa

MERDEKA DARI MAMON

Ibrani 13:5-8
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu (ay.5)

MERDEKA…!!! Hari ini kita memperingati 73 tahun anugerah kemerdekaan dari Tuhan bagi NKRI. Merdeka berarti “bebas” (dari perhambaan, penjajahan dan sebagainya). Merdeka juga bermakna “berdiri sendiri” dan tidak lagi dipengaruhi atau berada pada kuasa negara lain.

Demikian juga dengan orang percaya. Bahwa Kristus Yesus datang untuk membuat kita merdeka (Yoh.8:36) dari segala bentuk kuk perhambaan (Gal.5:1). Tidak ada lagi seharusnya yang menjajah kita dan ataupun menghambakan kita. Sebab kita telah betul-betul merdeka. Tetapi kenyataannya, masih banyak juga yang berada dalam penghambaan walaupun sudah dimerdekakan. Salah satu bentuk penghambaan yang muncul beberapa kali dalam SBU pekan ini, termasuk di hari ini adalah penghambaan oleh uang, ataupun menjadi hamba uang (ay.5).

Rupanya penerima surat Ibrani ini, masih berada dalam berbagai macam kuk perhambaan. Dihamba oleh kepentingan diri sendiri (ay.1-3), dihamba oleh nafsu kenajisan dan berzinahan (ay.4), dihamba oleh uang (ay.5), dihamba oleh berbagai ajaran sesat (ay.9), dll. Uang telah menjadi begitu penting, tapi juga menjadi “kuasa” yang mengalihkan iman dan percaya kepada Allah sumber segala kehidupan. Kekuatiran akan kebutuhan, sulitnya kehidupan ekonomi, dan berbagai tuntutan urgent yang harus dipenuhi, membuat fokus hidup mereka hanya kepada uang. Mereka diperhambakan oleh uang. Mereka lupa bahwa sumber dari segala jawaban atas kebutuhan di dunia ini datangnya dari Allah dan bukan dari uang. Ketergantungan terhadap uang membuat mereka lupa pada janji Tuhan badi umat-Nya: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan Engkau” (ay.5). Pernyataan ini adalah pertikan janji kepada umat Israel yang akan menerima janji tanah Kanaan (Ul.31:6).

Jika Tuhan telah memerdekakan kita dari segala bentuk kekuatiran tentang masa depan dengan janji penyertaan, mengapa kita ragu menghamba pada-Nya? Menghambalah kepada Allah dan bukan mamon.

KJ.336 : 3
Doa : (Tuhan, kami bersyukur untuk kemerdekaan yang Tuhan beri)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.