Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Jumat, 19 Januari 2018 – Renungan Malam

 

Minggu II Sesudah Epifania

Jumat, 19 Januari 2018
Renungan Malam

ORANG PERCAYA BUKAN HAMBA DOSA

Yohanes 8:33-36
“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.” (ay.36)

Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah orang yang sudah dimerdekakan dari perhambaan dosa. Ia tidak terikat lagi dengan dosanya dan tidak lagi melakukan dosa. Ketika Yesus katakan, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa”, bagaimana orang Yahudi memahami perkataan Yesus ini? Mereka memahami bahwa hak keterpilihan mereka sebagai umat Tuhan melalui keturunan Abraham sehingga mereka tidak pernah menjadi hamba siapapun. Keturunan Abraham tidak pernah menjadi hamba. Sekalipun mereka masih hidup di dalam dosa.

Dengan perkataan-Nya, Yesus mau mengubah cara berpikir orang Yahudi dan cara mereka memahami hak istimewa mereka, bahwa setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa. Berarti siapapun termasuk mereka yang diberikan hak istimewa sebagai umat Allah sekalipun jika mereka masih berbuat dosa seesungguhnya mereka adalah hamba dosa. Jika mereka masih mengikuti keinginan-keinginan dunia yang jahat yang bertentangan dengan kehendak Allah, itu artinya bahwa mereka menyediakan diri untuk mengabdi kepada kejahatan dan melakukan kejahatan, maka mereka belum merdeka dan masih sebagai hamba dosa. Kalau mereka percaya kepada Allah maka mereka tidak akan lagi melakukan kejahatan dan menjadi hamba kejahatan. Sekalipun orang percaya, jika mereka masih melakukan dosa maka mereka adalah hamba dosa. Jika mereka benar-benar percaya seharusnya memahami bahwa Yesus telah memerdekakan mereka dari jerat dosa dan mereka tidak lagi pantas untuk hidup di dalam dosa karena mereka bukan lagi hamba dosa.

Bagaimana hidup ini kita jalani? Bagaimana kesaksian hidup kita sebagai yang sudah dimerdekakan dari perhambaan dosa? Hidup kita saat ini dapat menunjuk siapa kita. Apakah kita masih seorang hamba dosa atau kita sudah dimerdekakan dari perhambaan dosa. Yesus katakan, “Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka”. Hiduplah di dalam kasih karunia Tuhan, menjalankan kehidupan seperti yang difirmankan-Nya.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.