Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Jumat, 26 Januari 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu III Sesudah Epifania

Jumat, 26 Januari 2018
Renungan Pagi

HIKMAT MENYELAMATKAN NYAWA

Pengkhotbah 9:13-18
“Hikmat lebih baik daripada alat-alat perang, tetapi satu orang yang keliru dapat merusakkan banyak hal yang baik.” (ayat 18)

Siapakah orang yang disebut berhikmat? Orang berhikmat adalah mereka yang cakap menggunakan wawasan dan keterampilan yang dimilikinya untuk menyelesaikan sebuah tugas, menghadapi sebuah masalah, dan meningkatkan kualitas kehidupannya. Tidak heran jika orang berhikmat mampu mengubah nasibnya dengan meraih kesuksesan. Bahkan lebih daripada itu, orang berhikmat yang bertindak cermat dapat menyelamatkan kehidupan orang banyak seperti tampak dalam bacaan kita pagi ini. Menurut Pengkhotbah, orang berhikmat meskipun miskin dan tidak memiliki apa-apa, namun ia sanggup untuk mengalahkan seorang raja yang menyerang dengan membawa sejulah pasukan bersenjata lengkap. Karena hikmat yang dimilikinya, maka kota dan selutuh penduduknya terluput dari kematian (ayat 14). Demikianlah kekuatan dan keuntungan orang berhikmat! Ia tidak mudah terprovokasi oleh besarnya lawan atau masalah yang datang. Ia memilih untuk percaya diri dan optimis, ketimbang merasa takut dan pesimis. Sebaliknya, ia sanggup melihat berbagai pilihan di tengah ancaman dan tekanan yang ada. Orang berhikmat memang pantang menyerah sebelum mencoba. Pantang pula menyombongkan diri apalagi menuntut puji. Karena itu, meskipun penduduk kota yang selamat karena hikmatnya melupakan atau kurang menghargai jasa baiknya, orang berhikmat tetap mampu hidup dengan tenang (ayat 16) . Ya, masyarakat memang tidak selalu memberi apresiasi kepada prestasi orang berhikmat. Mereka masih menjadikan kekayaan dan status sosial sebagai ukuran utama dari layak atau tidaknya seseorang menerima pujian. Realita ini kiranya tidak membuat kita putus asa untuk tetap mengusahakan kebaikan dengan hikmat yang Tuhan berikan. Sebagai anak-anak Tuhan, marilah tetap memohon hikmat daripada-Nya dan pergunakanlah itu unutk membangun masa depan yang indah, sambil tetap waspada agar kita terhindar dari kekeliruan yang dapat merusak segalanya (ayat 18). Tuhan menyertai langkah dan karya kita!


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya