Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Kamis 12 November 2020 – Renungan Malam

MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA

KJ. 400 : 1, 2 – Berdoa

Yesaya 41 : 8 – 16

Berani Takut Mati

Salah satu bagian dari kerapuhan manusia adalah bisa mati. Kematian adalah hal yang paling eksistensial dari manusia. Namun demikian, apakah kita takut mati? Terlepas bahwa takut bersifat manusiawi, seorang filsuf Jerman Mattin Heidegger pernah berkata, “berani takut mati”. Berani takut mati adalah keinginan kuat untuk menjalani hidup yang otentik, “hidup yang sungguh-sungguh hidup”. Jika tahu, bahwa besok akan mati, maka hidup di hari ini dijalani dengan sungguh-sungguh dalam keterlibatan untuk mengusahakan keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan. Mati bukan sesuatu yang menakutkan, sebab kita menjalani hidup dengan sungguh-sungguh dan berkualitas.

Dalam usaha membarui Israel, Yesaya mengingatkan akan status baru mereka, yaitu sebagai hamba TUHAN. Status ini sekaligus mengungkap misi kehambaan Israel, ketika mereka berada dalam relasi dengan yang Iain. Bahwa menjadi besar berarti menjadi hamba atas yang Iain. Namun demikian, melakukan misi ini tidak mudah. Selain menghadapi tantangan dari diri sendiri berupa egoisme dan merasa diri kecil bagai cacing atau ulat (ay. 14), maka bangsa-bangsa di sekitar Israel dapat menjadi ancaman tersendiri yang membuat mereka takut dan bimbang (ay. 10). Dalam rasa yang tidak menentu ini, Allah hadir meneguhkan panggilan dan pengutusan Israel melaksanakan misi kehambaannya sekaligus disertai janji penyertaan, agar di bawah bayang-bayang kematian sekali-pun, mereka terus mengabdi, melayani dengan otentik juga berkualitas.

Berani takut mati adalah ajakan untuk memaknai hidup ini begitu berharga. Dengan demikian kita selalu hidup otentik mengusahakan kebaikan bagi sesama.

KJ. 400 : 3, 4
Doa : (Mohon teguhkan iman dan kerja kami ya Tuhan, agar terus mengusahakan kebaikan)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya