Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

KAMIS, 27 JUNI 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

GB.107:1 – Berdoa

SEBELUM TERLAMBAT (BAGIAN 1)

Hosea 4:1-6
maka Aku menolak engkau… juga akan melupakan anak-anakmu {ay.6)

Ungkapan “penyesalan itu datangnya belakangan; kalau datang duluan itu disebut pendaftaran”, kiranya tepat untuk perikop yang kita baca saat ini. Umat dan pemimpin umat ditelak oleh Allah. Mengapa? Karena tidak ada dari mereka yang mengerjakan kebenaran. Kehidupan agama yang palsu dalam ritus peribadahan umat Israel (kerajaan utara) terjadi saat itu terbentuk di zaman nabi Hosea. Umat tidak lagi mengasihi sesama, tidak setia kepada Allah dan bahkan tidak ada pengenalan kepada Allah (ay.1).

Semua yang dilakukan umat adalah kesalahan dan dosa. Mereka hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan pertumpahan darah (ay.2). Bahkan lebih dari pada itu, para nabi dan imam sebagai pemimpin umat justru tidak menyatakan pengajaran yang benar dan tidak membimbing umat pada pengenalan yang benar tentang Allah (ay.5,6). Dampaknya adalah Tuhan menghukum umat-Nya. Perkabungan akan terjadi, umat akan merana. Mengerikan rencana penghukuman itu. Di sisi lain, para pemimpin umat tidak bisa lari dari tanggung-jawab. Mereka bersalah karena tidak melaksanakan fungsi mereka dengan benar. Merekapun turut dihukum (ay.6).

Menyesal kemudian tidak berguna. Umat dan pemimpin umat DITOLAk OLEH ALLAH. Semua sudah terlanjur akibat dosa dan kesalahan. Belajar dari kisah dalam perikop ini, kitapun mesti mawas diri. Berhentilah melakukan segala hal yang tidak berkenan kepada Allah sebelum nasi menjadi bubur, Sebelum terlanjur, sebelum terlambat, mari berupaya untuk mengerjakan kebenaran, kesetiaan dan kasih yang dituntut oleh Allah. Mulailah di dalam keluarga, gereja dan masyarakat.

Hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk menjadi berkat. Demikian penggalan lagu pop Rohani yang sedang popular saat ini. Bila tiba waktunya, semua perbuatan di dunia akan kita pertanggung-jawabkan. Masih ada kesempatan, segera perbaiki kehidupan. Mumpung belum terlambat bukan?

GB.107 : 2
Doa : (Ajarlah kami bergegas mengerjakan kehendak-Mu sebelum terlambat)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.