Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Kamis, 4 Januari 2018 – Renungan Pagi

KAMIS, 4 JANUARI 2018

Renungan Pagi

WAKTU ISTIRAHAT YANG DITETAPKAN ALLAH

Kejadian 2:1-4a
“Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya….” (ay.3)

Setelah Allah menyelesaikan segala sesuatu yang Ia ciptakan, termasuk manusia, puncak dari ciptaan, Dia menyatakan bahwa karya-Nya sudah selesai. Untuk saat ini Allah tidak akan melakukan penciptaan lagi. Sekalipun demikian, Dia menguduskan, sebuah hari untuk perhentian total. Kata Ibrani shābāt dapat diterjemahkan menjadi “berhenti” atau “terputus” atau “tidak melanjutkan”. Pada saat perhentian ini, bahkan Allah berhenti dari tindakan-Nya mencipta. Allah memberkati hari ketujuh (yaitu Sabat) dan menetapkannya sebagai hari yang kudus dan hari perhentian khusus sebagai peringatan akan selesainya seluruh harya penciptaan. Kemudian Allah menjadikan hari Sabat suatu hari berkat bagi umat-Nya yang setia. Allah menyatakannya sebagai hari perhentian, pelayanan dan persekutuan dengan-Nya.

Hari ketujuh dipahami sebagai pengingat bahwa Allah telah menetapkan suatu masa istirahat, penyegaran dan perhentian menyeluruh dari semua kegiatan, kerja keras dan pergumulan hidup. Allah menghormati hari itu dan menetapkan supaya kita memuji Dia pada hari itu. Ia juga berjanji untuk menemui dan memberkati kita pada hari itu. Waktu beristirahat dipakai untuk merenungkan tentang kasih Allah serta pemeliharaan-Nya dalam hidup kerja layan yang kita lakukan secara pribadi, keluarga dan persekutuan. Manusia yang terdiri dari jiwa, roh dan tubuh dengan sendirinya memiliki keterbatasan. Ia tidak bisa bekerja terus menerus tanpa henti. Ia membutuhkan istirahat untuk memulihkan tenaganya. Dalam hari pemberhentian ini manusia diajar bahwa hidup bukan untuk bekerja saja, tetapi juga menikmati hasil kerja, seperti Allah juga menikmati karya-Nya yang sungguh amat baik itu.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya