Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Kamis 5 November 2020 – Renungan Malam

MINGGU XXII SES. PENTAKOSTA

KJ. 413 : 1 – Berdoa

Maleakhi 2 : 6 – 9

Memilih Antara Yang Benar Dan Yang Tidak


Pada masa pandemi COVID-19, umat Nasrani di Indonesia dikejutkan dengan sebuah video. Video itu kritikan dari seorang pendeta terhadap pendeta lain yang tidak mengikuti himbauan pemerintah. Himbauan pemerintah adalah setiap kegiatan ibadah bersama di gedung gereja dilarang untuk memutus penyebaran virus COVID-19. Ibadah bersama menyebabkan orang berkumpul dan memungkinkan COVID-19 menyebar dengan mudah. Alasan beberapa pendeta menolak himbauan tersebut adalah Tuhan lebih besar dari virus tersebut. Sementara itu, ada komunitas Kristen di negara lain yang memaksakan melakukan ibadah tertutup. Komunitas itu menjadi salah satu klaster yang mendukung penyebaran COVID-19. Akibatnya, pendeta dari komunitas Kristen tersebut meminta maaf kepada pemerintah dan menerima kritik yang membangun tersebut.
 
Tindakan para imam memiliki kewenangan yang besar. Mereka tergoda untuk menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi. Mereka bertingkah seolah-olah dirinya adalah satu-satunya jalan kepada Tuhan. Dalam PL umat tidak dapat berhubungan dengan Tuhan tanpa para imam. Para imam membuat beberapa ketentuan yang dijadikan hukum bagi umat. Akibatnya, umat tidak menyembah Tuhan dengan bebas. Imam telah mengambil kewenangan Tuhan untuk menyapa umat dengan leluasa. Dalam kitab-kitab Injil, hal ini menjadi nyata Ketika Yesus menyucikan bait Allah (Matius 21 : 13).
 
Dalam kehidupan ber-GPlB, hal seperti ini sudah biasa terjadi. Ada pihak-pihak yang menyalahgunakan wewenang untuk tujuan-tujuan pribadi. Mereka tidak peduli apakah umat hidup sesuai dengan kehendak Tuhan atau tidak. Mereka lupa bahwa gereja hanya mempunyai satu tujuan yaitu menjawab panggilan dari Tuhan. Itu berarti gereja harus menggunakan wewenangnya sesuai dengan kehendak-Nya. Jika tidak berbuat demikian, maka gereja mengulangi kesalahan yang terjadi dalam Maleakhi 2 : 6 – 9.
 
KJ. 413 : 2
Doa : (Tuhan dengan Roh Kudus-Mu, mohon mampukanlah agar kata dan tindakan kami selalu sejalan)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya