Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

MINGGU, 14 APRIL 2019 – Renungan Malam

 

HARI MINGGU I PRAPASKAH

GB.126 : 1 – Berdoa

SUGUHKAN DAMAI DITENGAH KEBENCIAN

Yohanes 12 : 12 – 19
” ….. ..Kamu lihat sendiri, bahwa kamu sama sekali tidak berhasil, lihatlah seluruh dunia datang mengikuti Dia” (ay.19)

Sejak peristiwa kebangkitan Lazarus, popularitas kaum Farisi mulai memudar dan nama Yesus makin bersinar. Keadaan ini membuat mereka menjadi marah dan makin membenci Yesus. Orang banyak lebih tertarik melihat mujizat dan tanda ajaib yang Yesus lakukan dibanding Hukum Taurat kaum Farisi. Pada satu sisi, kaum Farisi mencari cara dan jalan agar Yesus tidak menjadi pusat perhatian khalayak ramai. Segala usaha dilakukan kaum Farisi untuk menjatuhkan Yesus dan mencari-cari kesalahan yang Yesus perbuat. Pada sisi lain, orang-orang Yahudi termasuk murid Yesus berpikir bahwa Yesus adalah Mesias yang datang untuk menyelamatkan orang-orang Yahudi dari pemerintahan Romawi. Oleh karena itu mereka terus mengikuti Yesus dengan harapan bahwa pembebasan akan mereka miliki. Namun, konsep mesianik yang dipahami Yesus berbeda dengan pandangan Yahudi.

Dalam perjalanan pelayanan-Nya dari Bethania, Yesus menuju ke kota Yerusalem. Kota pusat peribadahan Yahudi yang menunjukkan identitas keyahudian di mana berkumpulnya kaum Farisi, ahli-ahli Taurat dan Yahudi militan. Yesus datang kesana dan Yesus tahu bahwa ia berada di tengah-tengah orang-orang yang membenci-Nya. Yesus datang bukan meningkatkan popularitas. Bukan mencari dukungan yang lebih kuat melawan kaum Farisi dan ahli Taurat, melainkan menciptakan damai di tengah kesesakan dan beban hidup.

Seorang Pendamai (Yesus) menghadapi orang-orang yang berusaha menghambat upaya menciptakan damai dengan berbagai cara (representasi dari para Farisi). Beranikah kita seperti Yesus? Datang kepada orang yang membenci kita dan menawarkan damai? Datang menawarkan damai kepada orang yang telah berlaku arogan dan kasar dengan kita. Keberanian berdamai dengan orang yang membenci, membutuhkan kerendahan hati dan bukan kekerasan hati yang membatu.

GB. 126 : 2
Doa : (Tuhan, tolong saya untuk memiliki kerendahan hati agar dapat membangun damai dengan orang-orang yang membenci)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya