Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

MINGGU, 21 APRIL 2019 – Renungan Pagi

 

HARI PASKAH

GB. 174: 1 – Berdoa

MENCARI DIA YANG HIDUP

Lukas 24 :1 – 12
mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala.. (ay.5)

Kehilangan orang yang dikasihi tentu sangat menyedihkan orang yang ditinggalkan untuk beberapa waktu lamanya terus mungunjungi makamnya. Ada yang karena bersalah dan belum sempat diselesaikan. Ada juga karena rasa rindu yang mencekam. Ada pula yang karena belum bisa menerima kepergian orang yang dikasihinya. Maria dari Magdala, Yohana dan Maria ibu Yakobus bersama para perempuan lainnya juga berbuat hal yang sama. Merekapun pergi ke kubur Yesus untuk mengungkapkan kepedihan hati mereka. Hal itu mereka lakukan karena mereka seringkali ikut dalam pelayanan Yesus ke berbagai tempat. Merekapun hadir sebagai saksi mata penyaliban Yesus dan penguburan-Nya. Mereka mengetahui dengan persis apa yang Yesus lakukan untuk orang banyak dan bagaimana penderitaan luar biasa yang dialami-Nya. Karenanya mereka bermaksud merempah-rempahi jasad Yesus sebagai rasa hormat dan cinta kasih yang dalam kepada-Nya.

Mereka kecewa karena ketika masuk ke dalam kubur itu jasad Yesus tidak ada. Dengan tertunduk lesu mereka keluar dan dijumpai oleh dua orang yang berpakaian berkilau-kilauan. Agaknya kedua orang itu adalah malaikat Tuhan yang dengan tegas menegur mereka : “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?” Kesedihan yang mereka alami telah membuat mereka lupa pada perkataan Yesus sebelumnya bahwa “Anak manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” Tidak jarang tekanan dan pergumulan hidup membuat kita mengalami kesedihan yang berkepanjangan yang dapat membuat kita lupa akan janji penyertaan dan kasih-Nya bagi kita. Dengan demikian pesan untuk mencari Dia yang hidup menjadi sangat relevan bagi kita dalam merayakan Paskah. Mencari Dia yang hidup menegaskan iman kita bahwa: Yesus memang pernah mati. Kematian-Nya justru untuk “mematikan” segala tabiat dosa yang melekat pada kita. Yesus telah bangkit dari kematian. Kebangkitan-Nya adalah proklamasi kemenangan-Nya atas kuasa dosa dan maut.

Perjalanan hidup kita ke depan mungkin masih akan mengalami berbagai masalah, pergumulan dan tekanan. Teruslah bertekun untuk mencari Dia yang hidup. Dia adalah Yesus: yang bangkit dan menang. Dengan mencari Dia yang hidup maka kita dimampukun untuk bangkit dari segala masalah yang membuat kita terpuruk. Dia yang hidup dan menang akan membuat hidup kita selalu berkemenangan di dalam dan bersama-Nya.

GB 174:2
Doa : (Kristus, kami bersyukur atas keselamatan-Mu yang kami alami)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.