Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

MINGGU, 26 AGUSTUS 2018 – Renungan Pagi

 

MINGGU, 26 AGUSTUS 2018
Renungan Pagi

GB.207 : 1 – Berdoa

ARTI SEBUAH KESABARAN

Kisah Para Rasul 7:54-60
Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, jangan tanggungkan dosa ini kepada mereka!”…(ay.60).

Stefanus seorang dari tujuh diaken terpilih yang menyerahkan diri untuk melayani kaum yang merasa tersisih dan diperlakukan dengan tidak adil (611-7). Sebuah pekerjaan yang tidak mudah, sebab disamping pelayanan diakonia, ia juga terpanggil memberitakan kebenaran Injil Kristus. Tampil sebagai seorang pelayan yang penuh karunia dan kuasa tidak membuat Stefanus semakin nyaman dalam melayani, sebaliknya tantangan yang timbul dari rasa iri dan dengki semakin kuat. Berbagai tuduhan dan fitnahan dilontarkan untuk menyeretnya ke peradiian agama yang terhormat, serta usaha menutup mulutnya dari memberitakan firman Tuhan dan kebenaran-Nya. Disini kebenaran dan kasih saling berhadap-hadapan. Kebenaran dan kasih yang menuntun kepada keselamatan berhadapan dengan kemarahan dan semangat kebencian yang semakin berkobar. Semua itu dihadapi Stefanus tanpa rasa takut dan gentar, bahkan ia semakin berani menyatakan kebenaran dan kasih itu. la tetap sabar melayani
semua tuduhan dan fitnahan pada dirinya dengan tetap bertumpu pada iman yang kokoh teguh kepada Kristus. Menghadapi kertakan gigi penuh kebencian, ia berkata: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah” (ay 56). Itulah ungkapan iman yang kokoh teguh dalam menghadapi ancaman. Stefanus tetap tabah dan sabar menerima semua perilaku mereka yang haus darah, tidak ada ungkapan kebencian kepada mereka, selain berseru kepada Yesus: “Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku (ay.59)”. Di tengah-tengah derita yang amat dalam ini Stefanus menunjukkan bahwa dia adalah murid Yesus yang sejati. Dia berseru agar Tuhan menerima rohnya. Tidak hanya itu, dia malah berdoa supaya Tuhan mengampuni semua orang yang membunuh dia dan yang bersumpah palsu dengan mengucapkan fitnah kepadanya di tempat pengadilan.

Melalui kisah Stefanus ini kita belajar untuk menjadi murid Tuhan Yesus yang sabar menghadapi berbagai tantangan dalam pelayanan dan kesaksian kita. Kesabaran menanggung segala derita karena iman kepada Yesus Krisus, yang mendatangkan kehidupan dalam pengampunan, bukan kutuk dan kematian. Itulah kasih, itulah kasih sekaligus arti dari sebuah kesabaran yang menghadirkan pengampunan dan kehidupan, bukan kutuk dan kematian bagi sesama.

GB.207 : 2
Doa : (Tuhan Yesus berilah Roh-Mu memenuhi kami agar kami mampu menanggung segala risiko dalam mengikuti-mu untuk sabar dan mengampuni orang lain)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.