Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Minggu 27 Desember 2020 –Renungan Pagi

HARI MINGGU SESUDAH NATAL

GB. 152 : 1, 2 – Berdoa

Matius 2 : 19-23

Kehadiran Yang Menjamin Masa Depan

Menjadi buronan, itulah yang terjadi pada bayi Yesus. Baru lahir sudah dianggap ancaman oleh penguasa pada saat itu, sehingga harus mengungsi, supaya selamat. Bahkan ketika sang penguasa sudah mati, penggantinya pun bisa saja menjadi ancaman, sehingga Yusuf memilih untuk tetap di Nazareth. Semua ini adalah peristiwa yang menunjukkan sang Bayi Natal hidup sebagai orang yang tersisih atau termarjinalkan. Sejak masih bayi, Dia sudah berada dalam situasi yang tidak aman.

Situasi ini jelas berbeda dengan perayaan-perayaan Natal dari kebanyakan orang Kristen di Indonesia yang hidup dalam kebebasan menjalankan ibadahnya. Namun demikian menjadi sangat relevan bagi sebagian saudara seiman kita yang sampai saat ini situasinya masih dihalang-halangi kebebasannya dalam beribadah. Kuasa yang mengancam dan memojokkan, tidak mampu menahan Sang Sumber Damai Sejahtera untuk hadir di dalam dunia. Di sinilah kita menemukan makna dari perkataan Tuhan, “Damai sejahtera yang Ku-berikan kepadamu tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu”.

Damai sejahtera yang dari sorga itulah yang menjadi pokok dari perayaan Natal. Damai sejahtera yang tidak hilang karena situasi dunia, melainkan yang diteguhkan oleh Allah sendiri yang dalam kemanusiaannya tidak lepas dari penderitaan. Penderitaan itu tidak menghalangi Allah untuk hadir sebagai damai sejahtera bagi dunia. Dengan kata lain, damai sejahtera Natal menjadi milik setiap orang jika dia mengarahkan pandangan ke atas (Sang Mesias), dan menikmatinya serta menghadirkannya di dunia.

Nazareth sebagai pilihan Yusuf untuk menetap adalah kota kecil yang masyarakatnya pendatang bukan orang Yahudi. Ini adalah suatu pesan, bahwa damai sejahtera itu hadir tidak hanya kepada mereka yang tersisih, tapi juga di tengah keberagaman. Natal Kristus adalah kehadiran yang menjamin masa depan siapapun, kapanpun, di manapun, dan apapun situasinya.

GB. 152 : 3, 4
Doa : (Puji syukur Tuhan Yesus, kehadiran-Mu menjamin masa depan)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.