Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

RABU, 3 JULI 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA

KJ.57 : 1 – Berdoa

MEROBOHKAN TEMBOK PEMISAH

Kisah Para Rasul 8:4-25
“mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil…” (ay.4)

Ada sebuah syair lagu yang dipopulerkan oleh Muchsin Alatas dan Titiek Sandhora, “diantara hatimu hatiku terbentang dinding yang tinggi, tak satu jua jendela disana…” isi syair lagu ini dapat menggambarkan relasi antara orang Yahudi dan Samaria, diantara mereka tidak ada hubungan baik. Namun demikian, penganiayaan terhadap jemaat perdana di Yerusalem telah menjadi pintu bukan hanya jendela untuk Filipus dan para rasul menerobos masuk ke Samaria guna memberitakan Injil. Penganiayaan tidak membuat ‘sinar‘ Penginjilan meredup, tetapi justru semakin bercahaya. Hal ini hendak menggenapi apa yang Tuhan Yesus katakan dalam Kis.1:8,”… kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”.

Filipus rekan Stefanus sang martir, dipakai Allah untuk menyampaikan kabar baik disertai berbagai tanda dan mujizat di Samaria, hingga seorang tukang sihir bernama Simon mau percaya dan menyerahkan diri untuk dibaptis. Mendengar perkembangan jumlah pengikut Kristus yang tidak sedikit, akhirnya rasul Petrus dan Yohanes diutus untuk menilik Samaria dan berdoa agar orang-orang Samariapun menerima karunia Roh Kudus. Karya Roh Kudus melalui Filipus dan para rasul telah melampuai sekat-sekat, meniadakan tembok pemisah yang pernah ada. Kini mereka tidak lagi menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling bermusuhan, melainkan kesamaan secara rohani menjadi dasar untuk hidup saling menerima.

Jika Tuhan telah meruntuhkan tembok pemisah yang menghalangi kesatuan umat, mengapa kita sebagai orang yang mengaku anak Tuhan justru seringkali mempertahankan kokoh dan tingginya tembok itu? Mari kita peka melihat sekat yang menghalangi kesatuan kita dengan sesama orang percaya, atau sesama anak bangsa. Bila ada, singkirkanlah karena ketertundukan kita pada karya Roh Kudus yang menyatukan, sebelum Allah memaksa dengan “aniaya” untuk meniadakan tembok-tembok pemisah yang selalu kita bangun.

KJ.57:3
Doa : (Tuhan Yesus, tolong kami membuang keegoisan kami yang cenderung membangun tembok dan sekat diantara kami, dan buatlah kami menyadari bahwa Engkau menginginkan kami untuk selalu hidup dalam kesatuan dan kerukunan)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.