Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Rabu, 30 Mei 2018 – Renungan Malam

Rabu, 30 Mei 2018
Renungan Malam

KJ: 10: 1,4 – berdoa

PENERAPAN AJARAN YANG BENAR

Titus 2: 9 – 10
“Jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia,… ” (ay.10)

Pada zaman itu, ketaatan seorang hamba (budak) adalah karena statusnya sebagai milik tuannya. Jika tidak dikelola dengan baik, maka para tuan akan merasa terancam, demikian juga dengan kaum budak merasa diperah dan direndahkan terus. Bagi orang Kristen yang mengajarkan kesetaraan (Gal. 3:28), kehidupan sosial hamba haruslah dibantu misalnya dengan cara membelinya dan bagi tuan pemilik haruslah berusaha menerimanya sebagai saudara (Band. Kitab Filemon).

Hubungan antara tuan dan hamba begitu gersang dan tentu saja tidak disukai oleh kedua kelas sosial itu , namun yang paling merasa menderita adalah kelas hamba. Pendekatan yang bisa dilakukan oleh gereja adalah membawa mereka menjalin hubungan yang lebih harmonis, minimal kedua kelas sosial itu tidak saling menyerang. Keduanya melakukan tugasnya dan saling melindungi.

Namun, apakah cara itu cukup? Paulus memahami bahwa prinsip kekristenan yang menekankan kesetaraan itu yang harus dijalankan, sehingga damai sejahtera akan diwujudkan, sebagaimana semangat tema tahunan 2018-2019 “membangun spiritualitas damai yang menciptakan pendamai” (Yak. 3:13-18).

Dengan kesetaraan maka menjadi hamba bukan lagi status sosial yang dipaksakan tetapi secara sukarela dan penuh kasih menjalankan tugasnya. Prinsip dasar inilah yang justru menjadi keunggulan perilaku manusia, itulah kualitas tertinggi. Alasan berikutnya adalah kekuatan sikap hamba yang taat dalam menjalankan tugasnya adalah “kekuatan perubahan”, sebab dengan cara itu sikap keras sang tuan atau kesulitan yang dihadapinya perlahan-lahan akan teratasi. Kita bisa membayangkan suatu kekerasan pastilah tidak bisa dibalas dengan kekerasan karena merugikan. Tetapi dengan kualitas perilaku hamba yang mengerjakan tugasnya dengan taat, akan merubah sikap tuannya yang bengis sekalipun, bukan?

KJ: 424: 2
Doa: (Tuhan, jadikan kami hamba yang setia, menjalankan tugas dengan tulus sehingga semua keberadaan kami adalah untuk memuliakan-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.