Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Rabu, 9 Mei 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu V Sesudah Paskah

Rabu, 9 Mei 2018
Renungan Pagi

BERDAMAI DENGAN MUSUH

Amsal 16:7
“…maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia” (ayat 7)

Salah satu legenda rakyat Indonesia yang terkenal adalah Bawang Merah dan Bawang Putih. Keduanya bersaudara tiri dan memiliki sifat yang bertentangan. Bawang Merah adalah seorang yang malas, pemarah dan serakah sedangkan Bawang Putih memiliki sifat rajin, murah hati dan tulus. Bawang Putih awalnya ditindas oleh Bawang Merah. Akhir cerita Bawang Putih mendapatkan kebahagiaan sedangkan Bawang Merah mengalami kematian mengerikan.

Cerita ini hendak mendidik agar orang tidak menjadi serakah dan berlaku jahat. Hukuman mengerikan menjadi kekuatan ceritanya. Banyak orang yang tertindas berpikir Allah hanya melindungi orang baik dan membinasakan orang jahat. Tidak demikian dengan pengajaran Amsal. Amsal memperkenalkan cara Allah mendidik yang luar biasa. Tidak ada pembinasaan orang jahat melainkan perubahan keadaan dari yang tadinya bermusuhan menjadi berdamai. Keinginan Allah adalah agar permusuhan itu ditiadakan dengan perdamaian, Allah sendiri turut bekerja mewujudkannya (“maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia”). Asal, panutannya adalah Allah dan panduannya adalah firman-Nya (“Jikalau Tuhan berkenan kepada jalan seseorang’).

Ketika kita memulai kembali hari ini, ingatlah betapa Allah menginginkan semua orang hidup berdamai. Penebusan Allah di dalam Kristus bertujuan agar terjadi perdamaian, membuang dendam lalu mengampuni dan berbelas kasihan. Seandainya legenda di atas bisa ditulis dalam versi Kristen, bagian akhirnya harus berubah. “Bawang Merah” itu kemudian berdamai dengan saudaranya. Tidak ada lagi permusuhan di dalam Yesus. Mari hidup meniru Allah dan dengan cara Allah, supaya la memampukan kita menjadi pelaku damai bagi semua orang.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya