Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Sabtu, 20 Januari 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu II Sesudah Epifania

Sabtu, 20 Januari 2018
Renungan Pagi

DIUTUS UNTUK MENYAKSIKAN PEKERJAAN TUHAN

Yohanes 9:1-7
“…dan berkata kepadanya: “Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam…” (ay.7)

Jika kita mengandalkan pikiran sendiri untuk memahami pekerjaan Tuhan maka sampai kapanpun kita tidak akan dapat memahami pekerjaan Tuhan. Keterbatasan pikiran manusia hanya mampu melihat dan menikmati pekerjaan Tuhan. Kita hanya mampu mengaguminya atau mungkin merasa heran dan aneh. Hal ini dialami oleh para murid Yesus. Ketika mereka berjumpa dengan seorang yang buta sejak lahirnya, murid-murid bertanya kepada Yesus, “Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?”. Para murid berpikir bahwa orang itu buta pasti karena kesalahan orang tua atau kesalahan orang itu sendiri yang menyebabkan ia buta. Pemikiran seperti ini seolah-olah mau mengatakan bahwa mereka tahu mengapa sesuatu terjadi. Tuhan diberi pilihan untuk menjawab pertanyaan yang muncul dalam diri mereka. Terlalu dangkal pemikiran para murid ketika mereka mencari tahu latar belakang dari kecacatan orang cacat itu. Seringkali pemikiran para murid ini menjadi pemikiran kita ketika kita mencari jawab dari suatu peristiwa yang terjadi. Dia cacat pasti karena dosanya atau orang tuanya.

Setiap tindakan dan pekerjaan Tuhan selalu ada maksud dan tujuan. Untuk memahaminya maka setiap orang harus minta hikmat Tuhan dan akan menemukan pengertiannya di dalam Tuhan. Jika Tuhan sendiri yang menyatakan maksudnya maka setiap orang akan diberi kemampuan untuk memahami. Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orangtuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia”. Di sinilah intinya. Bukan kecacatan orang itu tetapi pekerjaan Tuhan harus dinyatakan.

Tuhan dapat mempergunakan cara apa saja untuk menyatakan maksud-Nya. Yang menarik adalah Tuhan mengutus setiap orang percaya untuk bersaksi tentang Dia dan setiap orang percaya mau dipakai Tuhan bagi orang lain yang membutuhkan pertolongan. Yesus berkata kepada orang buta yang sudah melihat itu, “Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam”. Siloam artinya yang diutus. Yang mengalami kesembuhan dan yang menyaksikan pekerjaan Tuhan sama-sama diutus untuk menyaksikan pekerjaan-pekerjaan Tuhan yang lebih besar.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.