Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SABTU, 7 JULI 2018 – Renungan Pagi

 

SABTU, 7 JULI 2018
Renungan Pagi

KJ. 467 : 1 – Berdoa

TEGURAN : KOREKSI DIRI

2 Samuel 12:1-17
“Kemudian berkatalah Natan kepada Daud : “Engkaulah, orang itu!” (ay.7)

Kebanyakan orang lebih suka dipuji daripada ditegur. Pujian akan membuat kita merasa senang. namun teguran adalah ucapan yang disampaikan dengan maksud memperingatkan. Terkadang kita menganggap teguran membatasi kesenangan kita. Bagi kita yang mau menegur menyadari bahwa menegur adalah tindakan yang mengandung banyak risiko.

Perjumpaan nabi Natan dan Raja Daud merupakan gambaran tentang hal ini yang terjadi pada Daud, ketika Nabi Natan menceritakan kepadanya bagaimana perlakuan orang kaya terhadap orang miskin. Dipengaruhi oleh rasa keadilan seorang raja, Daud marah kepada orang kaya itu. Daud beranggapan bahwa orang kaya tersebut patut dihukum mati. Dalam kemarahannya, Daud tidak menyadari bahwa dirinyalah yang menjadi sasaran ilustrasi dalam cerita Nabi Natan.

Teguran Nabi Natan kepada Raja Daud melalui sebuah perumpamaan merupakan metode yang tepat pada saat itu, apalagi status Daud sebagai raja. Tentu untuk menyampaikan kesalahan yang dibuat Raja membutuhkan hikmat dan kecerdasan. Nabi Natan memulai dengan cerita yang menegur dan menggugah keberadaan Daud selaku pelaku ketidakadilan yang dilakukannya terhadap Uria. Nabi Natan secara jelas meyampaikan kepada Daud bahwa perbuatannya tidak berkenan kepada Tuhan. Apa reaksi Daud setelah mendengar jawaban Nabi Natan bahwa orang kaya itu adalah dirinya? Daud tidak marah atau membela diri, tetapi justru menerima teguran itu dan berusaha memohon pengampunan Allah atas tindakan ketidakadiian yang telah dilakukannya. Dalam pandangan Allah ini adalah perbuatan dosa.

Bagaimana reaksi kita ketika orang lain menegur kita?. Belajar dari Daud, melihat teguran itu sebagai hal yang positif untuk terus membenahi diri. Teguran seseorang terhadap kita adalah sebuah koreksi diri. Belajar juga dari Nabi Natan, ketika kita akan menegur orang lain, maka kita menegur dengan cara yang bijak dan santun.

KJ. 467 : 3
Doa : (Ya Tuhan berilah kepada kami hati yang sedia diubahkan oleh Engkau melalui orang lain)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.