Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Selasa 23 Februari 2021 – Renungan Pagi

MINGGU VI PRAPASKAH
♪GB. 270: 1, 2 – Berdoa

Filipi 1: 27 – 30

Berjuang Dalam Penderitaan

Sejarah bangsa ini menunjukkan, bahwa kemerdekaan tercapai, karena bangsa Indonesia dapat bersatu melawan penjajahan. Hanya dalam kurang dari 17 tahun setelah mengumandangkan persatuan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, bangsa Indonesia bisa memproklamasikan kemerdekaannyai setelah dijajah selama 350 tahun. Ini menjadi bukti nyata, bahwa dafam persatuanlah tujuan dapat tercapai.

Jemaat di Filipi hidup dalam penderitaan, akibat persekusi yang dilakukan oleh lawan-lawan mereka. Kemungkinan besar mereka yang memersekusi Jemaat di Filipi adalah orang-orang Yunani-Romawi. Penderitaan yang dialami oleh Jemaat di Filipi ini pun diperparah dengan munculnya bibit-bibit perpecahan di antara mereka. Karena itu Paulus menegaskan, bahwa sebagai umat yang diselamatkan oleh iman kepada Kristus, Jemaat di Filipi harus dapat teguh berdiri dalam kesatuan dan berjuang bersama-sama untuk mempertahankan keyakinan mereka. Kata teguh berdiri (Yun: stekete) umumnya digunakan dalam literatur kuno untuk menunjukan tugas seorang prajurit ketika di medan perang, atau guna menjelaskan pengambilan posisi berhadapan langsung dengan para musuh. Dengan menggunakan kata ini, Paulus ingin menegaskan, bahwa ketika menghadapi berbagai tantangan, Jemaat harus dapat menghadapinya dalam kesungguhan dan semangat persatuan tanpa pernah menyerah.

Tanggung jawab untuk berbuah bagi sesama adalah wujud nyata dari iman kepada Kristus. Namun demikian berbagai bentuk persekusi dan kecurigaan yang kita alami saat ini, sangat mungkin mendorong untuk bersikap acuh tak acuh terhadap persoalan sosial yang terjadi. Karena itu, marilah kita terus berdiri teguh dalam kesatuan dan berjuang bersama-sama. Walaupun kita terkadang mengalami persekusi dan kecurigaan harus tetap berjuang sebagai persekutuan yang menjadi berkat.

♪GB. 270: 3
Doa: (Ya Tuhan, tolong kami untuk dapar terus berjuang dalam kesatuan untuk dapat menjadi berkat)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya