Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin 15 Februari 2021 – Renungan Pagi

MINGGU VI SES.EPIFANI

♪KJ. 369a : 1 – Berdoa

1 Yohanes 2 : 22-25

Penyangkalan VS Pengakuan

Pada masa demokrasi dewasa ini orang lebih bebas berpendapat dalam hal berbicara, menulis dan berperilaku. Tentu saja hal ini dapat menciptakan kondisi yang menyenangkan atau meresahkan, tergantung dari motivasi interaksi dalam komunitas seperti keluarga atau jemaat. Menghadapi umat binaannya, rasul Yohanes, tidak bercerita tentang pengaruh demokrasi dengan sifatnya yang bebas, juga tidak mengedepankan otokrasi dengan pengaruh sifatnya yang birokratif. Kepedulian Yohanes adalah memperkuat kepercayaan umat kepada Allah Anak dan Allah Bapa yang esa. Memberi pemahaman agar umat tidak keliru.

Yohanes mengemukakan dua realitas yang diharapkan sanggup memengaruhi masa depan umat. Pertama, orang yang menyangkal kebenaran Yesus adalah Kristus berarti menyangkal Bapa maupun Anak, menyangkal Anak, berarti tidak memiliki Bapa, mereka ini dinamakan antikristus. Kedua, bagi mereka yang mengaku Anak, juga memiliki Bapa, oleh Yohanes ditegaskan bahwa apa yang telah mereka dengar sejak semula, hal itu harus tetap tinggal di dalam mereka, maka mereka tetap tinggal di dalam Anak dan didalam Bapa. Artinya Yohanes tidak saja memberikan semacam label, tetapi status normatif kepada umatnya, tergantung pilihan umat antara yakni bagi umat yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus, dan menyangkal Allah Bapa dan Allah Anak, status mereka adalah antikristus. Bagi mereka tidak tersedia hidup kekal. Sedangkan bagi umat sejati yang mengaku Allah Anak dan memiliki Allah Bapa, merniliki hidup kekal.

Dewasa ini, makin nampak perpindahan dari satu agama ke agama lain secara personal dengan berbagai alasan. Bagi kita persoalannya bukan soal perpindahan agama, tetapi tidak konsekwen dengan imannya. Maka Gereja perlu membina hidup.

♪KJ. 369a : 3
Doa : (Tuhan, saciarilah kami untuk tidak saja mengaku percaya, tetapi juga mewujudkannya dalam hidup kami)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya