Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Senin, 25 Desember 2017 – Renungan Pagi

 

MINGGU ADVEN IV
SENIN, 25 DESEMBER 2017

Renungan Pagi

Yang Tersaji Apa Adanya

Lukas 3:1-9
“…Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya…” (ay.4)

“Mari, Pak Pendeta… silakan dicicipi… kue-kue kering, minuman kaleng dan aneka permen di atas meja ini biasanya hanya sekedar ‘bunga-bunga meja’ kadang tidak disentuh tamu dan masih tersisa hingga awal Maret mendatang… itu pun, karena anak-anak dan keponakan-keponakan yang menghabisinya…”, demikian ungkap seorang Ibu kala kunjungan ke rumahnya di hari Natal.  Situasi ini kerap kita jumpai de sekitar Natal secara khusus di tempat-tempat di mana kebiasaan berkunjung, “open house” , dilakukan.  Kearifan yang dimaknai dari kebiasaan ini selalu disertai pesan canda ‘tapi ingat ya… yang tersaji apa adanya bukan karena ‘ada apanya’…

Lukas melukiskan tampilan memesona dari Yohanes Pembaptis menyerukan ‘pertobatan’ seiring nubuatan Yesaya untuk ‘mempersiapkan’ dan ‘ratakan’ jalan bagi Tuhan.  Lembah ditimbun, gunung bukit diratakan.  Panorama akhir yang terlihat adalah ruang untuk ‘memperlapang’ gelanggang kehidupan.  Sebuah ajakan untuk menemukan kembali ‘markah tanah’, tengaran atau mercu tanda (‘landmark’) yang tertimbun, patah ataupun roboh agar dapat menemukan jalan kembali menurut navigasi Ilahi memenuhi undangan keselamatan-Nya.  Jalan berliku kini diluruskan, berlekak-lekuk diratakan, agar terbentang lapangan kehidupan yang leluasa menatap tindakan Allah yang menyelamatkan manusia dengan kasih-Nya (ayat 5, 6).  Tampilan apa adanya dalam bingkai ketulusan dan kejujuran atas hidup kerap bersentuhan dengan sisi kemanusiaan kita yang paling manusiawi tanpa polesan.

Dalam sudut pandang Natal Yesus Kristus, dimensi tinggi, panjang, lebar dan dalamnya kasih Allah kembali kita hayati hari ini.  Ketelanjangan-Nya di palung wadah pakan ternak kandang Betlehen dalam balutan lampin apa adanya, seakan menunjuk ketelanjangan-Nya kelak di palang Kalvari membentangkan kembali panggilan kepada kasih tanpa batas dan yang tak terpatahkan.  Sebuah ketelanjangan yang mengandaikan perjumpaan yang tulus ikhlas dengan tampilan polos dan jujur ‘apa adanya’ diri kita dengan Allah dan diri kita dengan sesama.  Selamat Natal!


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya