Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SENIN, 30 JULI 2018 – Renungan Pagi

 

SENIN, 30 JULI 2018
Renungan Pagi

KJ 407:1 – Berdoa

TIDAK NIENGOSONGKAN DIRI DENGAN SESAMA

Kejadian 16:1-6
“Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya.” (ay.4b)

Peribahasa seperti kacang lupa kulitnya, adalah ungkapan yang ditujukan terhadap orang yang dahulunya miskin setelah menjadi kaya lupa akan asal usulnya. Atau seseorang yang menjadi sombong, tidak tahu diri dan lupa akan asal usulnya. Masa lalunya tidak mau diingat-ingat lagi karena tidak menyenangkan, bahkan kadang-kadang dianggap memalukan. Oleh karenanya, ketika bisa mendapatkan keberhasilan, ia lalu menikmati kehidupan barunya itu seolah tidak pernah memiliki pengalaman kehidupan masa lalu yang tidak menyenangkan itu. Ia lalu lupa bahwa sebelumnya ia hanya orang yang tidak istimewa. Akibat sikap aeperti ini adalah hidup tidak mawas diri. Tidak salah karena mungkin sekali keberhasilan itu dicapainya karena kerja keras sehingga ketika berhasll layaklah ia menikmati kehidupan itu.

Itulah yang terjadi dengan Hagar. Ketika sadar bahwa ia lebih “baik” dibandingkan dengan nyonyanya Sarai, ia lalu lupa bahwa kesempatan hamil dengan Abram adalah karena kerelaan Sarai juga. Sarai mungkin juga punya kepentingan sendiri dengan usulnya itu. Tetapi itu tidaklah berarti juga bahwa Hagar boleh saja bersikap sewenang terhadap Sarai. Kalau saja Hagar mawas diri siapa dia sebelumnya, mungkin Sarai tidak akan bersikap seperti itu terhadapnya. Itu manusiawi sekali ketika Hagar memandang rendah nyonyanya karena merasa dirinya lebih hebat. Manusiawi dalam pengertian alami secara kedagingan. Hanya manusia itu bukanlah kenyataan kedagingan saja. Dalam pengertian hidup menurut dorongan-dorongan kedagingannya. Biasanya binatang yang hidup menurut dorongan kedagingannya. Manusia adalah mahluk yang memiliki akal juga. Akal itulah membuat manusia sadar bahwa ia membutuhkan sesama dan Tuhan dalam kehidupannya.

KJ 407 : 2
Doa : (Tuhan ajari kami untuk menyadari bahwa mengasihi dan menghormati sesama wujud kasih kami kepada Tuhan)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

PRAPASKAH / SENGSARA
Masa ini dirayakan 7 minggu berturut-turut sebelum Paskah *). Prapaskah merupakan masa penyadaran diri dan pertobatan.
Manusia berdosa menerima anugerah keselamatan melalui kematian dan pengorbanan KRISTUS di salib dan diundang untuk
menerima kehidupan yang baru.
Warna dasar : Ungu Tua
Lambang/Logo : Ikan (ICHTUS)
Warna pinggir ikan dan huruf : Kuning
Tulisan : YESUS KRISTUS ANAK ALLAH JURUSELAMAT
Arti :
Tanda ini merupakan suatu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan; sehingga untuk
menandai diri mereka sebagai orang-orang yang percaya kepada YESUS dipergunakan lambang ikan ini, yang dalam bahas Yunani
“IXOUS’ (Ichtus) yang berarti ikan, tetapi secara hurufiah merupakan suatu singkatan dari YESUS KRISTUS, ANAK ALLAH,
Juruselamat.